Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

773 Tewas dan 1 Juta Warga Mengungsi Akibat Serangan Israel ke Lebanon

Media Indonesia
14/3/2026 19:26
773 Tewas dan 1 Juta Warga Mengungsi Akibat Serangan Israel ke Lebanon
Serangan Israel ke Lebanon(AFP)

ESKALASI kekerasan di Lebanon terus memakan korban jiwa. Kementerian Kesehatan Publik Lebanon pada Jumat (13/3) melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak 2 Maret telah mencapai 773 jiwa, sementara 1.933 orang lainnya luka-luka.

Anak-Anak Jadi Korban Paling Terdampak

Data dari kementerian menunjukkan tren yang sangat mengkhawatirkan pada kelompok rentan. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 103 anak tewas dan 326 lainnya terluka.

Menteri Urusan Sosial Lebanon, Haneen Sayed, menegaskan bahwa dampak krisis ini sangat timpang secara demografis. Ia menyatakan bahwa anak-anak mencakup hampir setengah dari mereka yang terdampak, sementara wanita dan anak perempuan mencakup lebih dari setengah populasi yang terdampak.

Wakil Koordinator Khusus PBB sekaligus Koordinator Kemanusiaan untuk Lebanon, Imran Riza, menyebutkan bahwa krisis ini telah memengaruhi sekitar 1,3 juta orang. Angka tersebut mencakup hingga 1 juta orang yang mengungsi di dalam wilayah Lebanon dan hampir 100.000 orang yang terpaksa menyeberang ke Suriah demi mencari keselamatan.

Merespons situasi darurat ini, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengumumkan permohonan bantuan kemanusiaan global dalam konferensi pers di Beirut pada Jumat.

"Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Jumat mengumumkan sebuah permohonan bantuan kemanusiaan darurat senilai 325 juta dolar AS (sekitar Rp5,49 triliun) untuk Lebanon," lapor keterangan resmi tersebut, seraya mendesak solidaritas internasional yang lebih kuat.

Ketegangan antara Israel dan Hizbullah meningkat tajam sejak dimulainya serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Sebagai balasan, Hizbullah menembakkan rentetan roket ke komunitas-komunitas di Israel utara.

Israel merespons dengan menyerang berbagai lokasi di Lebanon selatan dan timur, yang diklaim sebagai basis operasional serta infrastruktur milik anggota Hizbullah.

(Ant/Xinhua/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya