Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN penjaga perdamaian PBB akan tetap berada di semua posisi di Lebanon meskipun ada seruan Israel agar mereka pindah, di tengah meningkatnya pertempuran antara Israel dan Hizbullah.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menyerukan pasukan penjaga perdamaian di Lebanon selatan untuk pindah dari daerah perbatasan Israel dengan Lebanon.
"Sepenuhnya salah bahwa pasukan Israel menargetkan pasukan PBB, UNIFIL," katanya.
Baca juga : KSAD sebut Belum Ada Perintah untuk Tambah Pasukan di Lebanon
Israel telah menerima kritik keras atas cedera dan kerusakan yang dialami oleh pasukan penjaga perdamaian PBB. Padahal UNIFIL telah dikerahkan di Lebanon sejak serangan darat pertama dari empat serangan darat besar Israel terhadap tetangganya pada tahun 1978.
"Keputusan telah diambil bahwa UNIFIL saat ini akan tetap berada di semua posisinya meskipun ada seruan yang dibuat oleh Pasukan Pertahanan Israel untuk mengosongkan posisi yang berada di sekitar Garis Biru,” kata kepala penjaga perdamaian PBB Jean-Pierre Lacroix.
“Saya ingin menekankan bahwa keputusan ini masih tetap ada,” katanya, seraya menambahkan bahwa rencana tersebut telah dikonfirmasi pada Senin pagi oleh Sekretaris Jenderal Antonio Guterres.
Baca juga : Iran Dukung Keputusan Lebanon atas Serangan Israel
Diketahui 5 penjaga perdamaian terluka dalam serangkaian insiden pekan lalu. Hal terbaru adalah pasukan PBB menuduh pasukan Israel menerobos gerbang dan memasuki salah satu posisi mereka.
Militer Israel kemudian mengatakan sebuah tank mundur beberapa meter ke dalam pos UNIFIL ketika dihadang dan berusaha mengevakuasi tentara yang terluka.
Dewan Keamanan PBB untuk pertama kalinya dengan suara bulat menyuarakan keprihatinan yang kuat pada hari Senin setelah serangkaian insiden.
Baca juga : Kiprah TNI di Dunia Internasional
“Dengan latar belakang permusuhan yang sedang berlangsung di sepanjang Garis Biru, para anggota Dewan Keamanan menyatakan keprihatinan mereka yang kuat setelah beberapa posisi UNIFIL mendapat kecaman dalam beberapa hari terakhir,” kata presiden bergilir dewan, saat ini menjadi duta besar Swiss untuk PBB Pascale Baeriswyl.
“Beberapa pasukan penjaga perdamaian terluka," ujarnya.
Dalam pernyataan tersebut, yang tidak hanya menyebut Israel, 15 anggota dewan tersebut mendesak semua pihak untuk menghormati keselamatan dan keamanan personel dan lokasi UNIFIL.
Baca juga : Spanyol Desak PBB Minta Israel Hentikan Serangan ke Lebanon
Mereka mengingatkan bahwa penjaga perdamaian PBB dan lokasi PBB tidak boleh menjadi sasaran serangan.
Intervensi dewan tersebut dilakukan setelah dua pertemuan tertutup mengenai situasi yang memburuk di Lebanon.
Berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan 1701, hanya sekitar 9.500 tentara UNIFIL dan tentara Lebanon yang boleh dikerahkan di selatan Libanon. (Z-9)
Pobee menyampaikan kembali keprihatinan mendalam Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres atas laporan penggunaan kekuatan berlebihan di Iran.
KEDUTAAN Besar Republik Islam Iran di Jakarta, Rabu (14/1), menyampaikan klarifikasi terkait perkembangan unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi dalam demonstrasi Iran.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pemerintah Iran segera menghentikan seluruh bentuk kekerasan dan tindakan represif terhadap para pengunjuk rasa.
Pakar PBB mengecam pelanggaran HAM berat di Iran, termasuk penggunaan kekuatan mematikan dan ancaman hukuman mati bagi demonstran. Simak laporan lengkapnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron kecam kebijakan Trump tarik AS dari 66 organisasi internasional & isu Greenland. Peringatkan krisis kepemimpinan global.
Tiongkok kecam kebijakan Trump tarik AS dari 66 organisasi internasional sebagai 'Hukum Rimba' dan tegaskan tetap setia pada PBB.
PENYERANGAN terhadap Venezuela disertai penculikan terhadap Presiden Nicolas Maduro bersama istrinya untuk diadili di New York, yang melanggar piagam PBB dan hukum internasional
PASUKAN Israel berencana melakukan serangan terbatas di Libanon. Libanon melaporkan Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok yang melanggar perbatasan
PRESIDEN Lebanon Joseph Aoun menginstruksikan Kementerian Luar Negeri mengajukan keluhan ke Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa atau PBB terkait pembangunan tembok oleh Israel
LIBANON akan membawa Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok beton di wilayah perbatasan yang disebut melampaui Garis Biru, tuduhan yang telah dibantah oleh pihak Israel.
KETUA PP Muhammadiyah Anwar Abbas menegaskan Indonesia harus tetap tegak menaati UUD 1945 untuk melawan praktik penjajahan terkait rencana Israel mendirikan negara yahudi di Tepi Barat
Dua serangan Israel berupa ledakan juga dilaporkan terjadi di Libanon, Israel melanjutkan pelanggaran gencatan senjata di Libanon selatan tepat sebelum meninggalkan daerah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved