Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Korea Utara Kim Jong Un mengawasi pengiriman 250 peluncur rudal balistik ke unit garis depan di sepanjang perbatasan dengan Korea Selatan. Peluncur itu dirancang oleh Kim.
"Peluncur rudal tersebut adalah senjata serangan taktis terkini,” kata Kim dalam pidatonya, seraya menambahkan bahwa ia merancangnya secara pribadi, dilansir dari Channelnewsasia, Senin (5/8).
Hubungan antara kedua Korea berada pada titik terendah dalam beberapa tahun terakhir, di tengah Korea Utara meningkatkan pengujian senjata dan membombardir Korea Selatan dengan balon-balon penuh sampah.
Baca juga : Pertemuan Putin-Kim Diikuti Peluncuran Rudal Balistik Korut
Korea Selatan menanggapinya dengan melanjutkan siaran propaganda di sepanjang perbatasan, menangguhkan kesepakatan militer yang mengurangi ketegangan, dan memulai kembali latihan tembak-menembak di dekat perbatasan.
Tahun ini, Pyongyang mendeklarasikan Korea Selatan sebagai musuh utama, membuang lembaga-lembaga yang berdedikasi pada reunifikasi dan penjangkauan, dan mengancam perang atas bahkan 0,001 mm pelanggaran teritorial.
Kim mengatakan menghadirkan senjata baru pada saat negara sedang terguncang akibat kerusakan akibat banjir adalah manifestasi dari keinginannya untuk terus memperkuat kemampuan pertahanan.
Baca juga : Kim Jong-un Perintahkan Peningkatan Cepat Produksi Rudal dan Peluru Kendali
Diketahui, curah hujan deras melanda wilayah utara negara yang memiliki senjata nuklir itu pada akhir Juli, dan laporan media Korea Selatan mengklaim hingga 1.500 orang mungkin tewas.
Kim mengecam laporan tersebut, dan menganggapnya sebagai kampanye kotor untuk mempermalukannya dan menodai citra Korea Utara.
Korea Utara mengatakan tidak ada korban jiwa sama sekali di wilayah Sinuiju, sementara wilayah Pyongyang disebut-sebut mengalami kerusakan akibat banjir paling parah.
Laporan tersebut mengklaim bahwa Angkatan Udara Korea Utara menyelamatkan lebih dari 5.000 orang, dan sekitar 4.200 di antaranya diselamatkan dengan helikopter. (I-2)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol divonis penjara seumur hidup. Ia terbukti mendalangi pemberontakan melalui upaya darurat militer pada Desember 2024 lalu.
Bank Woori Saudara hadirkan WBK Pre-Registration Service untuk mempermudah WNI membuka rekening dan mengakses layanan perbankan di Korea Selatan.
BANDUNG International Food & HoReCa Expo (BIFHEX) yang memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, yang merupakan ajang B2B terbesar di Jawa Barat.
Dua atlet ski lintas alam Korea Selatan didiskualifikasi dari Olimpiade Milan-Cortina setelah peralatan mereka terdeteksi mengandung zat fluor terlarang.
Kim Jong Un nyatakan Korea Utara siap pasok rudal ke Iran dan klaim mampu lenyapkan Israel. Simak detail uji coba kapal perusak baru Choe Hyon dan kemajuan nuklirnya
Benarkah Kim Ju Ae disiapkan menjadi penerus Kim Jong Un? Simak analisis terbaru dari Kongres Partai Korea Utara dan laporan intelijen terkait sosok putri misterius ini.
PEMIMPIN tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, membuka peluang perbaikan hubungan dengan Amerika Serikat.
PUTRI Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan akan memimpin lembaga yang dikenal sebagai Administrasi Rudal, badan yang mengawasi kekuatan nuklir Pyongyang. Putri Kim Ju Ae
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
Kim Yo-Jong, adik Kim Jong-Un, resmi dipromosikan menjadi Direktur Departemen Partai Buruh Korea Utara. Kenaikan jabatan ini memperkuat pengaruhnya dalam politik Pyongyang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved