Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PROTES mahasiswa yang bermula menuntut penghapusan kuota pekerja pegawai negeri sipil di Bangladesh, kini berubah menjadi gerakan antipemerintah. Setidaknya 90 orang tewas di Bangladesh pada Minggu (4/8), di tengah memburuknya bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa anti-pemerintah.
Kerusuhan terjadi saat para pemimpin mahasiswa mendeklarasikan kampanye pembangkangan sipil untuk menuntut Perdana Menteri Sheikh Hasina mundur. "Ada 13 petugas polisi tewas ketika ribuan orang menyerang kantor polisi di distrik Sirajganj," kata polisi, dilansir dari BBC, Senin (5/8).
Polisi maupun sejumlah pendukung partai yang berkuasa terlihat menembaki pengunjuk rasa antipemerintah dengan peluru tajam. Polisi juga menggunakan gas air mata dan peluru karet.
Baca juga : PM Bangladesh Singgung Soal HAM dan Demokrasi Ketika Pemerintah AS Bungkam Mahasiswa
Jumlah korban tewas sejak gerakan protes dimulai pada Juli kini mencapai lebih dari 280. Kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk menyerukan diakhirinya kekerasan yang mengejutkan dan mendesak pengekangan dari politisi dan pasukan keamanan Bangladesh.
Ia menyatakan kekhawatirannya secara khusus atas unjuk rasa besar-besaran yang direncanakan di Dhaka dan memperingatkan adanya risiko korban jiwa lebih banyak dan kerusakan yang lebih luas.
"Pemerintah harus berhenti menargetkan mereka yang berpartisipasi secara damai dalam gerakan protes, segera membebaskan mereka yang ditahan secara sewenang-wenang, memulihkan akses internet penuh, dan menciptakan kondisi untuk dialog yang bermakna," imbuh Turk.
Baca juga : Protes di Bangladesh: Tuntutan Pengunjuk Rasa dan Tantangan Keamanan
Kematian dan cedera telah dilaporkan di seluruh negeri, termasuk distrik utara Bogra, Pabna dan Rangpur. Ribuan orang berkumpul di alun-alun utama di Dhaka dan terjadi insiden kekerasan di bagian lain kota tersebut.
"Seluruh kota telah berubah menjadi medan perang," kata seorang polisi, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
Ia mengatakan kerumunan ribuan pengunjuk rasa telah membakar mobil dan sepeda motor di luar sebuah rumah sakit. Asif Mahmud, seorang tokoh terkemuka dalam kampanye pembangkangan sipil nasional, menyerukan para pengunjuk rasa untuk berbaris di Dhaka.
Baca juga : Mahasiswa Lawan Jam Malam di Dhaka
Students Against Discrimination, kelompok di balik demonstrasi antipemerintah, menghimbau masyarakat untuk tidak membayar pajak atau tagihan listrik.
Para mahasiswa juga menuntut penutupan semua pabrik dan transportasi umum.
Sekitar 10 ribu orang dilaporkan telah ditahan dalam tindakan keras oleh pasukan keamanan dalam dua minggu terakhir. Mereka yang ditangkap termasuk pendukung oposisi dan mahasiswa.
Beberapa mantan personel militer telah menyatakan dukungannya terhadap gerakan mahasiswa. Protes ini merupakan tantangan besar bagi Hasina, yang terpilih untuk masa jabatan keempat berturut-turut dalam pemilihan Januari, yang diboikot oleh oposisi utama. (I-2)
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved