Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Bangladesh Sheikh Hasina menyindir pemerintahan Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Joe Biden yang menangkap lebih 2.200 mahasiswa yang melakukan aksi pro-Palestina. Sikap represif itu, kata dia, berseberangan dengan nilai-nilai hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi yang selalu digaungkan 'Negeri Paman Sam' itu.
Hasina mempertanyakan langkah AS tersebut. Dia menyebut jika hal itu dilakukan negara-negara miskin atau berkembang, tindakan tersebut akan langsung dicap AS sebagai pelanggaran demokrasi atau HAM.
“Yang terbesar adalah 900 mahasiswa dan guru ditangkap karena melakukan demonstrasi pro-Palestina. Hal ini telah terjadi di AS. Ini adalah bagian dari demokrasi AS?” katanya pada konferensi pers setelah kunjungannya ke Thailand, baru-baru ini.
Baca juga : Benjamin Netanyahu Dongkol Diprotes Mahasiswa AS terkait Palestina
Sungguh disayangkan mendengarkan ceramah tentang HAM dari AS, tambah PM Hasina.
“Insiden penembakan terjadi di sekolah, pusat perbelanjaan, dan restoran dan banyak orang meninggal. Tampaknya tidak ada satu hari pun di Amerika ketika tidak ada orang yang terbunuh,” sebut Hasina.
Ia menambahkan AS harus mengurus situasi HAM dalam negeri terlebih dahulu sebelum menjadi hakim bagi negara-negara lain.
Baca juga : Presiden AS Joe Biden Dukung Kebebasan Berekspresi di Kampus-Kampus
Mengulangi pendirian tegas Bangladesh untuk Palestina, Hasina mengatakan Bangladesh mendukung Palestina dan akan mengirimkan lebih banyak dukungan kemanusiaan kepada mereka.
“Apa yang terjadi di Jalur Gaza adalah genosida,” tegasnya, merujuk pada serangan Israel di wilayah terkepung tersebut.
Demonstrasi di kampus-kampus AS dimulai pada 17 April di Universitas Columbia untuk memprotes serangan brutal Israel di Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 34.500 warga Palestina dan melukai 77.700 lainnya sejak 7 Oktober.
Protes ini juga menjadi titik nyala bagi gerakan yang lebih luas untuk memprotes dukungan AS yang tidak tergoyahkan terhadap genosida Israel, yang dipicu serangan Hamas tahun lalu yang menewaskan sekitar 1.200 orang. (Anadolu/Z-1)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Semangat KUHAP baru adalah menciptakan keseimbangan antara kepentingan negara, hak korban, dan hak tersangka secara proporsional.
Pahami 10 butir Sila Kedua Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta dunia digital tahun 2026.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Mafirion, mengkritik kebijakan penonaktifan sekitar 11 juta kepesertaan BPJS Kesehatan segmen PBI berpotensi melanggar ham
Liam, 5, dan ayahnya akhirnya dibebaskan dari pusat penahanan Texas setelah perintah darurat hakim federal. Kasus ini memicu kecaman nasional terhadap kebijakan ICE.
Gelombang protes imigrasi meluas di AS. Meski jatuh korban jiwa dan protes masif, hakim federal izinkan operasi imigrasi besar-besaran di Minnesota berlanjut.
Dalam koridor pembatasan HAM, tidak ada alasan untuk kepentingan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved