Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL perang Rusia yang berlayar ke pelabuhan Havana, Kuba, meninggalkan negara kepulauan itu pada Senin setelah kunjungan selama lima hari.
Fregat Laksamana Gorshkov, kapal tunda penyelamat, kapal bahan bakar, dan Kazan, sebuah kapal selam bertenaga nuklir, memasuki pelabuhan Havana pada Rabu lalu diiringi dengan 21 tembakan penghormatan.
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel pada Minggu mengunjungi fregat tersebut, yang mampu menembakkan rudal hipersonik yang melaju dengan kecepatan lebih dari 6 ribu mil (9.656 kilometer) per jam.
Baca juga : Kapal Perang Rusia dan Kapal Selam Nuklir, Kunjungi Kuba sebagai Tanda Penguatan Hubungan
"Ini adalah ungkapan dari ikatan persahabatan, persaudaraan, dan kerja sama yang solid dan historis yang terjalin antara rakyat, pemerintah, dan Angkatan Bersenjata kita," katanya.
Kementerian Pertahanan Kuba dan AS mengatakan kapal tersebut tidak menimbulkan "ancaman bagi kawasan," tetapi Pentagon mengirim kapal selam serangan cepat bertenaga nuklir ke pangkalan angkatan laut AS di Teluk Guantanamo, sekitar 500 mil (804 km) bagian tenggara tempat kapal-kapal Rusia berlabuh.
Pejabat AS mengatakan mereka memantau kunjungan tersebut dengan cermat.
Baca juga : Pentagon Nilai Tidak Ada Ancaman Kedatangan Kapal Rusia ke Kuba
Wakil Menteri Luar Negeri Kuba Carlos Fernandez de Cossio mengatakan Pemerintah Kuba tidak setuju dengan kedatangan kapal selam AS tersebut.
"Kunjungan angkatan laut ke sebuah negara biasanya merupakan hasil undangan, tetapi dalam kasus ini tidak demikian," kata Fernandez de Cossio.
"Kami tidak menyukai kehadiran di wilayah kami (kapal selam) milik negara yang mempertahankan kebijakan resmi dan praktis yang memusuhi Kuba," tambahnya.
Baca juga : Kim Kun Ok, Kapal Selam Nuklir Buatan Korea Utara
Baik Kuba dan Rusia mengatakan operasi tersebut "sesuai dengan hubungan persahabatan historis" antara kedua negara dan berlangsung dalam "kerangka kerja sama internasional" yang ada di antara mereka.
Kedua negara telah lama bersekutu, tetapi pengerahan kapal selam di perairan sekitar negara kepulauan itu dianggap sebagai unjuk kekuatan oleh Moskow.
Langkah Rusia tersebut muncul di tengah ketegangan antara Washington dan Moskow, beberapa pekan setelah Presiden AS Joe Biden setuju mengizinkan Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia dengan senjata AS. (Anadolu/Ant/Z-7)
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Donald Trump mengerahkan tiga kapal perang ke perairan lepas pantai Venezuela, dalam operasi memberantas perdagangan narkotika.
Modernisasi alutsista, mempercepat peremajaan kapal perang, kapal selam, dan sistem senjata untuk menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan menjadi sorotan.
PERTEMUAN Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di KTT Alaska pada Jumat (15/8) memiliki sejumlah arti.
Angkatan Laut Thailand mengerahkan empat kapal ke daerah di dekat perbatasan untuk mendukung pasukan darat dalam konflik Thailand vs Kamboja.
Fregat Merah Putih (MPF140) dibangun berdasarkan pesanan Kementerian Pertahanan RI dan diklaim sebagai salah satu dari empat fregat jenis Arrowhead 140 tercanggih
Pimpinan Korea Utara Kim Jong-un murka saat kapal perang Korea Utara hancur dalam peluncuran yang gagal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved