Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 13 orang tewas akibat siklon remal. Siklon itu juga menghancurkan lebih dari 35.000 rumah, dan sangat mempengaruhi lebih dari 3,7 juta orang di 19 distrik.
Badai ini, yang mendarat di dekat Khepupara, Patuakhali dengan kecepatan angin hingga 130 km/jam pada Minggu malam, berubah menjadi depresi mendalam kemarin dan bergerak ke arah timur laut.
Siklon tersebut meninggalkan jejak kehancuran di 19 distrik pesisir di divisi Barishal, Khulna, dan Chattogram.
Baca juga : 48 Orang Tewas Akibat Badai Otis
Sekitar 27 juta orang tanpa listrik di divisi Barishal dan Khulna, menyebabkan sekitar 15.000 menara seluler offline.
Badai ini menghancurkan tanaman, sayuran, dan buah-buahan, serta merusak tambak ikan, kata pejabat terkait. Mereka mengatakan Remal menghancurkan ikan senilai Tk 482 crore di tiga distrik saja.
"Semua rumah di desa kami terendam air asin karena gelombang badai menjebol tanggul sepanjang sungai Dhaki. Lima desa di serikat ini tergenang. Lebih dari seratus keluarga sekarang berada di tanggul," ujar Khitish Golder, seorang anggota UP dari serikat Tildanga di upazila Dacope, Khulna.
Baca juga : 3 Jenazah Ditemukan Setelah Tanah Longsor di Papua Nugini
"Tanggul jebol di lima tempat, membanjiri semua kolam ikan," katanya kepada The Daily Star.
Dia mengatakan upaya mereka untuk menutup kebocoran gagal ketika permukaan air naik lebih tinggi saat Remal mendarat.
Sedikitnya 3,758 juta orang di 19 distrik pesisir telah terdampak oleh siklon ini, kata Menteri Negara untuk Manajemen Bencana dan Bantuan, Mohibbur Rahman, dalam konferensi pers kemarin sore.
Baca juga : Korban Jiwa Akibat Tanah Longsor Minggu Malam di Bogor Bertambah Jadi 4 Orang
Sebanyak 35.483 rumah hancur dan 114.992 rumah rusak di 107 upazila, katanya.
"Kehidupan sehari-hari masyarakat terganggu. Ada genangan air di beberapa tempat karena hujan terus berlanjut," tambahnya.
Dia mengklaim bahwa mereka berhasil menangani siklon tersebut.
Remal menyebabkan hujan lebat di seluruh negeri. Penduduk Chattogram mengalami curah hujan tertinggi, 235mm, hingga pukul 18:00 kemarin. Bagian dari kota ini tergenang air.
Kantor Meteorologi mengatakan Remal akan terus menyebabkan hujan hari ini juga. (Daily Star/Z-3)
Gelombang dingin ekstrem di Bangladesh tewaskan 49 orang sejak November. ISPA dan diare menjadi penyebab utama, dengan korban terbanyak anak-anak di wilayah Utara.
LAPORAN terbaru PBB menempatkan Jakarta sebagai kota terbesar di dunia dengan populasi 41,9 juta jiwa.
Bangladesh mengirimkan surat resmi ke India, Jumat (21/11), agar menyerahkan Sheikh Hasina, 78, dan mantan Menteri Dalam Negeri Asaduzzaman Khan Kamal, yang juga dijatuhi hukuman mati.
Gempa bermagnitudo 5,7 mengguncang Bangladesh pada Jumat (21/11). Peristiwa itu menewaskan 10 orang dan melukai lebih dari 350 orang di berbagai wilayah.
Mantan PM Bangladesh Sheikh Hasina divonis mati terkait pembunuhan ratusan demonstran.
SEORANG mantan pejabat tinggi Bangladesh melontarkan tuduhan serius terhadap keluarga Clinton dan lembaga pemerintah AS atas jatuhnya Sheikh Hasina.
Dugaan sementara, titik api dipicu oleh gangguan pada instalasi kelistrikan.
Hingga Selasa malam, total korban meninggal bencana di Sumatra mencapai 755 jiwa dan 647 orang masih dinyatakan hilang berdasarkan data terbaru pada dashboard penanganan bencana.
Jumlah korban tewas akibat kebakaran hebat yang melanda sebuah kompleks apartemen di Hong Kong kembali meningkat.
Sebuah tornado menerjang kawasan Houston, Texas bagian tenggara, pada Senin (24/11) waktu setempat dan menyebabkan kerusakan pada lebih dari 100 rumah.
Presiden Prabowo Subianto menegur keras dunia pendidikan setelah kasus perundungan di SMPN 19 Tangerang Selatan kembali memakan korban jiwa.
Pemerintah Spanyol menambah 500 pemadam kebakaran, menjadi total 1.900 orang untuk mengatasi kebakaran hutan. Korban jiwa bertambah menjadi empat orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved