Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK tiga jenazah telah ditemukan setelah tanah longsor melanda Papua Nugini, kata pejabat setempat kepada CNN, Sabtu, dengan menambahkan jumlah korban kemungkinan akan meningkat secara signifikan.
Bencana tersebut melanda desa terpencil Kaokalam, sekitar 600 kilometer (372 mil) barat laut ibu kota Port Moresby, sekitar pukul 3 pagi waktu setempat pada Jumat, meninggalkan jejak puing-puing yang menurut pekerja kemanusiaan sebesar empat lapangan sepak bola.
"Tiga jenazah sejauh ini telah ditemukan, tetapi kami memperkirakan jumlahnya akan signifikan," kata Sandis Tsaka, administrator provinsi Enga, kepada CNN.
Baca juga : Longsor di Papua Nugini Menewaskan 670 Orang
Lebih dari 100 orang diyakini tewas, Janet Philemon, pengurus dan bendahara nasional Palang Merah Papua Nugini, sebelumnya mengatakan kepada CNN.
Tsaka mengatakan tanah longsor tersebut berdampak pada sekitar 3.900 orang.
Kelompok kemanusiaan CARE Australia mengatakan, mengutip otoritas setempat, bahwa "lebih dari 60 rumah telah hancur, dan saat ini, semua anggota dari rumah-rumah tersebut masih belum ditemukan."
Baca juga : Korban Jiwa Akibat Tanah Longsor Minggu Malam di Bogor Bertambah Jadi 4 Orang
Serhan Aktoprak, kepala misi untuk Organisasi Internasional untuk Migrasi di negara tersebut, menggambarkan skala bencana manusia ini.
"Anak-anak terpisah dari ibu dan ayah mereka. Kerabat mencoba mencari orang yang hilang. Itu tidak banyak membantu karena orang-orang masih dalam keadaan terkejut," katanya kepada CNN.
"Setiap menit yang berlalu pada dasarnya mengurangi harapan kami dan meningkatkan frustrasi kami."
Baca juga : Tim SAR Kembali Temukan 1 Korban Jiwa Akibat Longsor di Luwu Sulsel
Petugas darurat telah dikerahkan ke lokasi, tetapi upaya penyelamatan terhambat oleh kerusakan pada jalan raya utama, yang membatasi akses ke daerah terdampak, menurut Tsaka.
"Daerah yang terkena dampak sangat besar, 150 meter dari jalan hilang dan daerah tanah longsor sangat aktif - puing-puing dan batu yang bergerak - yang membuat sulit bagi petugas penyelamat pertama kami," katanya, menambahkan bahwa puing-puing tersebut setebal sekitar 6 hingga 8 meter (sekitar 20 hingga 26 kaki).
CARE Australia mengatakan hambatan tersebut "kemungkinan akan memerlukan waktu yang cukup lama untuk dibersihkan."
Baca juga : 1 Orang Dilaporkan Masih Hilang Akibat Tanah Longsor Luwu Sulsel
"Meskipun daerah tersebut tidak padat penduduk, kekhawatiran kami adalah jumlah korban jiwa bisa sangat tinggi," katanya.
Papua Nugini adalah negara Pasifik yang dihuni sekitar 10 juta orang dan kaya akan sumber daya. Namun, ekonominya telah lama tertinggal dari negara-negara tetangganya, dan memiliki salah satu tingkat kejahatan tertinggi di dunia.
Ratusan suku tersebar di seluruh wilayah terpencil dan sering kali tidak dapat diakses di negara tersebut. Namun, lanskap pegunungan yang luas dan beragam, serta kurangnya jalan, membuat sulit dan mahal untuk meningkatkan layanan dasar seperti air, listrik, dan sanitasi. (CNN/Z-3)
Menhan Sjafrie menegaskan bahwa hubungan baik antarnegara tetangga harus terus dipupuk melalui dialog dan pertemuan intensif.
PBB mengesahkan Deklarasi New York mengenai Penyelesaian Damai Isu Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara.
Penelitian terbaru mengungkap rahasia genetik orang Papua Nugini menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Lebih lagi, negara tetangga Indonesia di sebelah timur itu bisa mendorong pengaruh ASEAN di kancah dunia internasional.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya atau Seskab Teddy mengatakan Prabowo Subianto mengusulkan dukungannya agar Papua Nugini (PNG) dapat bergabung sebagai anggota ASEAN.
Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Papua Nugini pada Sabtu (5/4) pukul 03.04 WIB.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved