Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
ASPEK genetik dari orang Papua Nugini, yang selama ini menjadi teka-teki. Kini mulai diketahui berkat teknik kecerdasan buatan (AI) yang inovatif.
Penelitian terbaru oleh sekelompok peneliti Eropa menemukan bahwa orang Papua Nugini memiliki hubungan genetik yang erat dengan populasi di Asia lain. Hal ini terjadi meskipun terdapat perbedaan fisik yang mencolok.
Penelitian ini menentang teori lama yang menyatakan bahwa orang Papua Nugini berasal dari jalur manusia berbeda dibandingkan dengan mereka yang bukan berasal dari Afrika. Temuan baru ini menunjukkan hubungan yang lebih dekat dengan populasi non-Afrika.
"Kemiripan fisik mereka dengan penduduk Afrika Sub-Sahara kemungkinan besar merupakan hasil dari seleksi alam untuk beradaptasi dengan iklim tropis," ungkap penulis utama, Dr. Mayukh Mondal. "Diperlukan studi lebih lanjut untuk memahami bagaimana evolusi membentuk kelompok menakjubkan ini. "
Sebagian besar ilmuwan sepakat manusia modern meninggalkan Afrika sekitar 50. 000 hingga 70. 000 tahun lalu, dalam fenomena migrasi besar yang dikenal sebagai 'Out of Africa'. Meskipun demikian, asal-usul orang Papua Nugini sering kali dianggap terkait dengan migrasi yang lebih awal, yang disebut 'First Out of Africa'.
Analisis DNA sebelumnya tidak menemukan bukti yang kuat mendukung teori ini. Kerumitannya bertambah dengan penemuan DNA Denisova, kerabat purba Neanderthal, dalam genom orang Papua Nugini.
Warisan genetik ini diyakini berasal dari percampuran kuno yang terjadi di daerah Asia Tenggara atau Oseania.
Dalam penelitian ini, para ahli memanfaatkan data genomik yang unggul serta model AI untuk mengevaluasi beragam skenario demografis.
Temuan mereka menunjukkan bahwa orang Papua Nugini merupakan kelompok "saudara" bagi populasi Asia lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa migrasi 'First Out of Africa' mungkin tidak menjadi faktor penting dalam menjelaskan asal-usul mereka.
Para peneliti juga menemukan bahwa nenek moyang orang Papua Nugini mengalami kemacetan populasi yang extrem, jumlah mereka menurun secara signifikan setelah tiba di pulau-pulau dan tetap rendah selama ribuan tahun. Berbeda dengan kelompok non-Afrika lainnya, mereka tidak mengalami lonjakan populasi akibat pertanian.
Sejarah demografis yang unik ini menciptakan jejak genetik yang, jika tidak dipahami dengan baik, bisa tampak seperti bukti dari populasi yang tidak teridentifikasi. Dengan kata lain, kisah terisolasi dan unik mereka telah melestarikan fase tertentu dalam sejarah evolusi manusia. (SciTechDaily/Z-2)
Di sektor pendidikan, BenQ fokus mendukung metode Bring Your Own Device (BYOD) yang memungkinkan integrasi perangkat pribadi siswa ke dalam ekosistem digital sekolah secara aman.
Aplikasi gaya hidup Muslim, Muslim Pro, resmi meluncurkan rangkaian fitur terbaru yang dirancang khusus untuk menunjang kegiatan ibadah selama bulan Ramadan.
Tanpa pengawasan yang tepat, agen AI yang mampu mengambil keputusan dan memproses data sensitif secara mandiri dapat memicu kerusakan fatal.
Isu-isu tersebut menjadi fokus pembahasan dalam World Privacy Day Conference (WPDC) 2026 yang digelar pada 28 Januari 2026 di BINUS University Alam Sutera.
Dalam kaitannya dengan AI, UU PDP berfungsi sebagai pedoman atau rulebook yang harus dipatuhi.
Namun demikian, ujarnya AI harus dimanfaatkan secara bijak sebagai alat bantu pembelajaran, bukan sebagai pengganti peran pendidik.
Penelitian besar Mayo Clinic menemukan pedoman skrining genetik saat ini gagal mengidentifikasi hampir 90% penderita familial hypercholesterolemia.
Penelitian genom dua perempuan Takarkori ungkap garis keturunan Afrika Utara purba dan pola migrasi manusia Sahara 7.000 tahun lalu.
Kehamilan adalah proses alami yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga genetik. Beberapa kondisi kehamilan ternyata bisa diturunkan dari keluarga.
DUNIA kecantikan selalu berkembang dengan berbagai metode yang mengakomodasi kebutuhan tubuh. Salah satunya adalah Prossi Gene, metode diet yang menggunakan analisa genetik.
Cara yang lebih tepat untuk menjelaskannya adalah, teka-teki membantu menunda timbulnya dan memburuknya gejala demensia.
Temuan ini mengindikasikan bahwa varian gen tertentu yang cukup umum di masyarakat dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terserang ME/CFS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved