Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Doctors Without Borders, juga dikenal sebagai Médecins Sans Frontières (MSF), menyatakan kengeriannya menyusul serangan udara Israel di Rafah yang menewaskan sedikitnya 35 orang, Minggu (26/5) malam, menurut kementerian kesehatan Gaza.
MSF mengatakan dalam sebuah pernyataan serangan itu “sekali lagi menunjukkan bahwa tidak ada tempat yang aman.”
“Puluhan korban luka dan lebih dari 15 orang tewas dibawa ke titik stabilisasi trauma yang kami dukung,” tambah MSF.
Baca juga : Pertempuran Israel-Hamas Berkecamuk di Gaza Selatan
Kelompok kemanusiaan tersebut kembali menyerukan gencatan senjata segera dan berkelanjutan di Gaza.
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina dan para pejabat Gaza mengatakan serangan itu menghantam sebuah kamp pengungsi, yang telah ditetapkan sebagai “zona aman”.
Video yang diperoleh CNN menunjukkan bangunan mirip tenda terbakar.
Baca juga : Indonesia Dukung ICJ Hentikan Serangan Israel di Gaza
Seorang juru bicara kepresidenan Otoritas Palestina menggambarkan insiden tersebut sebagai “pembantaian” dan mendesak masyarakat internasional untuk segera melakukan intervensi terhadap apa yang disebutnya sebagai kejahatan terhadap rakyat Palestina. Dia juga mengkritik Amerika atas apa yang dia katakan gagal meminta pertanggungjawaban sekutunya, Israel
Sementara itu, Militer Israel mengklaim telah membunuh dua pejabat senior Hamas dalam serangannya di Rafah pada hari Minggu.
Pasukan Pertahanan Israel mengidentifikasi orang-orang tersebut sebagai Yassin Rabia, yang dikatakan sebagai komandan kepemimpinan Hamas di Yudea dan Samaria, dan Khaled Nagar, yang dikatakan sebagai pejabat senior di sayap Hamas untuk wilayah yang sama.
Militer mengatakan pihaknya melakukan serangan terhadap Tal al-Sultan di barat laut Rafah “berdasarkan intelijen yang tepat.” Dikatakan sebelumnya pada hari Minggu bahwa mereka telah menyerang kompleks Hamas di daerah tersebut.
IDF juga mengulangi pernyataan awalnya bahwa mereka mengetahui laporan yang menunjukkan serangan tersebut merugikan warga sipil, dan bahwa serangan tersebut sedang ditinjau. (CNN/Z-3)
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
Israel kembali melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah di Libanon.
Laporan itu menyebutkan bahwa serangan pada Sabtu (7/3) menargetkan sekitar 30 depot bahan bakar di berbagai wilayah Iran.
KEDUTAAN Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengeluarkan pernyataan keras terkait eksistensi pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Tiga jurnalis Palestina tewas saat bertugas untuk lembaga bantuan Mesir di Gaza.
Lima warga Palestina, termasuk dua anak, tewas setelah serangan udara Israel menghantam tenda pengungsi di al-Mawasi dekat Khan Younis.
PEMERINTAH Spanyol secara permanen menarik duta besarnya dari Israel setelah hubungan diplomatik kedua negara memburuk akibat konflik di Iran dan agresi Israel di Jalur Gaza
PEMERINTAH Spanyol secara resmi mengumumkan penarikan duta besarnya dari Israel secara permanen pada Selasa (10/3).
Eskalasi militer meningkat di Timur Tengah. Israel meluncurkan serangan skala besar ke pinggiran Beirut (Dahieh), sementara Hizbullah membalas dengan rudal canggih
IRGC menyatakan salah satu target yang kembali diserang adalah pusat komunikasi satelit Ha’ela di selatan Tel Aviv.
Utusan Iran Amir Saeid Iravani sebut rancangan resolusi DK PBB bias dan rusak reputasi PBB karena bela agresi AS-Israel. Cek data korban sipil Iran di sini.
Update konflik Iran 2026: Serangan gabungan AS-Israel di Distrik Vahdat Fardis tewaskan 3 orang. Simak kronologi, motif regime change, dan reaksi Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved