Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Venezuela mengatakan telah mengusir sekitar 10.000 orang dari sebuah tambang emas ilegal, yang menelan korban sedikitnya 16 jiwa saat runtuh pada Februari lalu.
"Tambang Bulla Loca di negara bagian Bolivar di wilayah Amazon Venezuela sekarang telah ditutup dan dievakuasi," kata Jenderal Domingo Hernandez Larez dari komando operasional angkatan bersenjata.
Evakuasi dimulai pada Februari setelah tambang terbuka itu runtuh. Para warga setempat mengatakan jumlah kematian jauh lebih tinggi daripada rekor resmi 16 jiwa.
Baca juga : 20 Orang Tewas Akibat Runtuhnya Tambang "Bulla loca"
Sejak tahun lalu, sekitar 14.000 penambang ilegal juga telah diusir dari Taman Nasional Yapacana di negara bagian Amazonas tetangga, di mana wilayah luas telah dihancurkan oleh pertambangan.
Aktivis mengecam "ekosida" di daerah tersebut dan eksploitasi anak-anak yang bekerja berjam-jam tanpa perlindungan.
Para otoritas mengatakan penambang ilegal menebang dan membakar pohon, mencemari air, dan melakukan pengeboran bawah tanah yang merusak lingkungan dan merugikan komunitas adat.
Pada bulan Juli tahun lalu, Presiden Nicolas Maduro memerintahkan penempatan angkatan bersenjata untuk melawan malapetaka yang, katanya, "menghancurkan Amazon Amerika Selatan... dan Venezuela."
Aktivis hak asasi manusia telah mengecam penggunaan kekuatan berlebihan selama pengusiran tambang ilegal di mana warga asing dari Kolombia, Brasil, dan Ekuador juga beroperasi. (AFP/Z-3)
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memastikan akan menindaklanjuti data Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Penutupan aktivitas tambang emas rakyat dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.
Pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) PT Agincourt Resources menjadi perhatian publik karena dampaknya yang luas, terutama terhadap ribuan tenaga kerja
PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menyatakan masih menunggu surat resmi pemerintah terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Penertiban dilakukan mulai Rabu (4/2) dan seterusnya ke depan, sebagai upaya menjaga ketertiban pemanfaatan ruang serta menjamin keselamatan operasional penerbangan di kawasan bandara.
Nenek Saudah mengalami penganiayaan hingga menderita luka serius setelah berupaya menegur praktik pertambangan tanpa izin di wilayah tempat tinggalnya.
Komisi XIII DPR RI menyatakan komitmen penuh untuk mengawal kasus dugaan pelanggaran pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang menimpa seorang warga lanjut usia, Nenek Saudah.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memastikan akan menindaklanjuti data Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Pemulihan bagi Saudah harus mencakup aspek kesehatan, psikologis, hingga jaminan sosial, mengingat status korban sebagai kelompok rentan.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved