Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Israel dikabarkan telah melancarkan serangan rudal terhadap ke sebuah wilayah di Iran, menurut penyiar AS ABC News, Jumat (19/4). Kantor berita Fars Iran melaporkan ledakan di provinsi Isfahan dan televisi pemerintah melaporkan penerbangan di beberapa kota telah ditangguhkan.
Menurut Al Jazeera, ada juga laporan ledakan di Suriah dan Irak. Kantor berita resmi Iran, IRNA, mengatakan serangkaian ledakan di Suriah menargetkan situs-situs militer. IRNA mengatakan serangan menyasar bandara militer “Adra” dan “Al-Thala” serta batalion radar yang terletak di antara kota “Adra” dan desa “Qarfa” di Suriah selatan. Sementara itu, di Irak, ledakan dilaporkan terjadi di daerah al-Imam di Babel.
Sejauh ini belum ada laporan kerusakan maupun penjelasan resmi dari pejabat Iran maupun Israel. ABC dan CBS News melaporkan serangan tersebut pada Jumat pagi waktu Timur Tengah, mengutip para pejabat AS. Belum ada komentar langsung dari Gedung Putih atau Pentagon.
Baca juga : Pasukan Hash Pro-Iran di Irak Sebut AS Bunuh Komandan Senior
Kantor berita Fars Iran melaporkan bahwa ledakan terdengar di dekat bandara di kota Isfahan tengah, namun penyebabnya tidak diketahui, menurut kantor berita Reuters yang dikutip Al Jazeera. “Penyebab suara-suara ini masih belum diketahui, dan penyelidikan terus dilakukan hingga rincian pasti dari insiden tersebut ditentukan,” kata kantor berita tersebut.
Iran mulai mengaktifkan pertahanan udara di tengah laporan serangan Israel. Kantor berita milik pemerintah mengatakan Iran telah menembakkan peluru pertahanan udara di beberapa provinsi. Sementara itu, juru bicara badan antariksa Iran, seperti dikutip di Al Jazeera Arab, mengatakan “sejumlah drone kecil” telah ditembak jatuh. Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut.
Iran juga telah menangguhkan penerbangan di beberapa wilayah termasuk di bandara Teheran, Isfahan dan Shiraz, menurut Perusahaan Navigasi Udara dan Bandara Iran.(AFP/M-3)
Penutupan dilakukan setelah serbuan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, dengan alasan arahan Komando Front Dalam Negeri melarang adanya kerumunan besar.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Komandan Polisi Dubai Dhahi Khalfan desak negara Teluk perkuat hubungan dengan Israel dan Barat, serta kritik negara Arab lain di tengah perang regional melawan Iran.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflikĀ
Suriah kerahkan ribuan tentara dan roket ke perbatasan Libanon demi cegah penyelundupan senjata serta infiltrasi milisi di tengah eskalasi konflik Israel-Hizbullah.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
K PBB cabut sanksi terhadap eks kelompok HTS. Langkah ini memperkuat legitimasi transisi politik Presiden Ahmed al-Sharaa pascajatuhnya rezim Assad di Suriah.
Pemerintahan Trump bersiap menarik seluruh pasukan AS dari Suriah dalam beberapa bulan ke depan. Fokus militer kini bergeser ke arah ketegangan yang memuncak dengan Iran.
Amerika Serikat dan pasukan sekutu melancarkan serangan besar ke target ISIS di Suriah sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap pasukan AS.
AS serang target ISIS di Suriah sebagai pembalasan atas tewasnya 3 anggota militer. Menhan Pete Hegseth tegaskan komitmen Trump bela rakyat dan keamanan AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved