Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Amerika Serikat mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka akan kembali memberlakukan sanksi terhadap industri minyak penting Venezuela setelah pemerintahan Presiden Nicolas Maduro terus melanjutkan represi terhadap lawan-lawannya.
Pemerintahan Presiden Joe Biden sebelumnya menangguhkan sebagian sanksi setelah pemerintahan Maduro dan oposisi sepakat di Barbados pada Oktober tahun lalu untuk mengadakan pemungutan suara bebas dan adil tahun 2024 di bawah pengawasan pengamat internasional.
Namun, situasi yang membaik itu berakhir ketika lawan-lawan Maduro tidak diizinkan untuk mencalonkan diri dalam pemilihan. Amerika Serikat mengatakan Caracas sekarang gagal membuat kemajuan menjelang batas waktu 18 April.
Baca juga : Ekspor Venezuela ke AS Naik 770% pada 2023
"Kami prihatin bahwa Maduro dan perwakilan-perwakilannya mencegah oposisi demokratis untuk mendaftarkan kandidat pilihan mereka, mengganggu dan mengintimidasi lawan politik, dan menahan secara tidak adil sejumlah aktor politik dan anggota masyarakat sipil," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller dalam sebuah pernyataan.
"Kami sekali lagi menyerukan kepada Maduro untuk memperbolehkan semua kandidat dan partai untuk berpartisipasi dalam proses pemilu dan membebaskan semua tahanan politik tanpa batasan atau penundaan."
Perusahaan minyak akan memiliki periode penyesuaian hingga 31 Mei untuk mematuhi sanksi tersebut, kata Miller.
Baca juga : Venezuela Catat Penurunan Inflasi Bulanan Pertama dalam 17 Tahun
Pejabat senior pemerintahan AS menggambarkan "pola intimidasi dan represi yang terus berlanjut terhadap tokoh-tokoh oposisi."
Namun, Washington akan "terus menilai kebijakan sanksi" berdasarkan tindakan pemerintahan Maduro menjelang pemilihan, kata Departemen Luar Negeri.
Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, namun produksinya telah merosot setelah bertahun-tahun di bawah manajemen yang buruk dan sanksi yang menyengsarakan.
Baca juga : AS Ancam Hancurkan Minyak Venezuela
Caracas bersumpah sektor minyaknya akan terus berjalan tanpa menghiraukan kebijakan AS.
"Kami tidak akan berhenti, dengan atau tanpa lisensi," kata Menteri Perminyakan Pedro Tellechea kepada para wartawan menjelang pengumuman Washington.
Langkah sanksi ini tidak tanpa risiko bagi Biden saat ia mencalonkan diri untuk pemilihan kembali tahun ini.
Baca juga : Mahkamah Venezuela Membatalkan Kelayakan Calon Presiden dari Oposisi
Otoritas Venezuela sebelumnya telah mengancam akan memukul Biden di area sensitif migrasi. Lebih dari tujuh juta orang Venezuela telah melarikan diri selama satu dekade terakhir, banyak di antaranya datang ke Amerika Serikat.
Caracas sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka akan membatalkan penerbangan repatriasi imigran yang dimulai di bawah perjanjian Oktober jika Washington terus dengan "agresi ekonomi"-nya.
Sanksi juga bisa memengaruhi harga minyak tepat saat warga Amerika menghadapi biaya di pompa bensin yang semakin tinggi dan inflasi yang meningkat, dan jajak pendapat menunjukkan bahwa pemilih AS tidak mempercayai pesan optimis Biden tentang ekonomi. (AFP/Z-3)
Ribuan pendukung Nicolas Maduro berdemo di Caracas menuntut pembebasannya pascaoperasi militer AS. Presiden Interim Delcy Rodriguez kini hadapi tekanan politik.
Hubungan AS-Kolombia memasuki babak baru. Presiden Gustavo Petro dan Donald Trump bertemu di Gedung Putih untuk mengakhiri setahun konflik diplomatik dan sanksi.
Narasi pemerintah AS terkait penembakan dua imigran Venezuela di Oregon runtuh di pengadilan. Tak ada bukti keterlibatan geng Tren de Aragua seperti yang diklaim DHS.
BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) secara diam-diam disebut tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela guna memengaruhi masa depan negara tersebut.
Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez menolak tekanan AS terkait produksi minyak. Di sisi lain, ratusan tahanan politik mulai dibebaskan sebagai isyarat perdamaian.
Donald Trump klaim senjata rahasia 'Discombobulator' lumpuhkan pertahanan Venezuela saat penangkapan Maduro. Teknologi ini bikin rudal Rusia dan Tiongkok tak berkutik.
Hilangnya nyawa dalam insiden terbaru ini adalah bukti nyata bahwa pendekatan persuasif tanpa ketegasan hukum tidak memberikan efek jera bagi para pelaku.
Sepanjang 2025, pihaknya menerima sebanyak 47 pengaduan yang melibatkan 49 pegawai.
Lonjakan volume sampah selama masa libur akhir tahun bukan sekadar fenomena musiman, melainkan menjadi ujian nyata bagi sistem tata kelola sampah di daerah.
Pemeriksaan intensif terkait Sertifikat Laik Fungsi (SLF) ini dilakukan sebagai respons cepat pemerintah usai tragedi kebakaran di Gedung Terra Drone yang menelan 22 korban jiwa.
Ketegasan sikap kepolisian dalam kasus ini dapat memberikan efek jera terhadap seluruh anggota agar tidak lagi melakukan kekerasan maupun tindakan main hakim sendiri.
Tindakan tersebut tidak pantas secara etika maupun kemanusiaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved