Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Inggris David Cameron mengatakan Israel telah mengambil keputusan untuk menanggapi serangan pesawat tak berawak dan rudal balistik Iran. Dia berharap hal ini dilakukan dengan cara yang meminimalkan eskalasi.
“Jelas Israel mengambil keputusan untuk bertindak. Kami berharap mereka melakukan hal ini dengan cara yang sesedikit mungkin meningkatkan ketegangan,” kata Cameron, yang berbicara kepada wartawan di Israel, pada Rabu (17/4).
Inggris ingin melihat sanksi terkoordinasi terhadap Iran, tambahnya. Alasannya Inggris tidak menerima sekutunya diserang Iran yang juga merupakan musuh Amerika Serikat (AS).
Baca juga : NATO Kutuk Serangan terhadap Kapal Tanker Israel dan Peringatkan Iran
“Mereka perlu diberi pesan yang jelas dan tegas oleh G7,” katanya.
Selain Inggris, negara-negara barat yang tergabung dalam Uni Eropa (UE) sedang menggodok sanksi baru untuk Iran. Para pejabat UE akan bertemu di Brussels, Belgia, untuk menentukan sanksinya.
Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Josep Borrell mengatakan blok tersebut akan berupaya untuk memperketat tindakan terhadap pasokan persenjataan Iran, termasuk drone ke Rusia dan kelompok proksi di Timur Tengah.
Baca juga : UE Bersiap Memperluas Sanksi terhadap Iran Setelah Serangan terhadap Israel
Namun, pilihan UE untuk memberikan sanksi kepada Iran masih terbatas karena negara tersebut sudah terkena sanksi berat, kata Dave Keating dari France24, yang melaporkan dari Brussels.
Terpisah, Iran merayakan keberhasilan dalam melancarkan serangan balasan terhadap Israel atas penghancuran gedung konsultannya di Damaskus, Suriah.
Republik Islam tersebut melancarkan serangan langsung pertamanya terhadap Israel pada Sabtu (14/4), sebagai tanggapan atas serangan udara tanggal 1 April terhadap konsulatnya di Damaskus yang secara luas disalahkan pada Israel.
"Operasi yang dijuluki Janji Jujur itu menurunkan kejayaan rezim Zionis (Israel). Operasi ini menunjukkan bahwa angkatan bersenjata kami siap,” kata Presiden Iran Ebrahim Raisi saat menghadiri parade militer di sebuah pangkalan militer di pinggiran Teheran, Rabu (17/4). (France24/Z-6)
IRAN mengambil langkah tegas terhadap lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Terbaru, Garda Revolusi Iran menyatakan telah memaksa tiga kapal kargo untuk putar balik
Dubes Iran Kazem Jalali beberkan syarat gencatan senjata di Timur Tengah, mulai dari ganti rugi perang hingga kendali Selat Hormuz. Simak tuntutan lengkap Teheran di sini.
Menyusul respons positif yang disampaikan Teheran, langkah tindak lanjut telah dijalankan oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis.
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta menegaskan bahwa Indonesia perlu mengambil posisi yang tepat dan terukur dalam merespons mediasi Iran dan AS sejalan politik luar negeri bebas dan aktif.
Negara Teluk (GCC) desak keterlibatan dalam perundingan AS-Iran guna jamin kedaulatan dan keamanan regional pascaserangan masif yang sasar infrastruktur vital mereka.
Iran resmi balas proposal 15 poin AS dengan menuntut ganti rugi perang, penghentian pembunuhan, dan pengakuan kedaulatan penuh atas Selat Hormuz sebagai syarat damai.
Pemerintah Inggris investasi £100 juta buka kembali pabrik CO2 di Teesside. Langkah darurat ini diambil guna menjaga pasokan pangan di tengah konflik Iran.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Wabah meningitis MenB di Inggris terkait klaster kampus. Kenali gejala awal, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved