Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS kesehatan Inggris saat ini tengah bersiaga penuh menghadapi lonjakan kasus penyakit meningokokus (MenB) yang berpusat di wilayah Kent. Penyakit ini merupakan infeksi serius namun jarang terjadi yang disebabkan oleh bakteri meningokokus, yang dapat memicu meningitis, peradangan pada lapisan pelindung otak dan saraf tulang belakang, serta sepsis atau keracunan darah.
Wabah ini menarik perhatian dunia karena kecepatannya yang tidak biasa. Di mana setidaknya 29 kasus sedang diselidiki dengan dua laporan kematian yang telah dikonfirmasi.
Penyelidikan awal menunjukkan pusat penyebaran wabah ini diduga berasal dari sebuah kelab malam bernama Club Chemistry di Canterbury. Setidaknya 10 dari kasus yang dikonfirmasi sempat mengunjungi tempat tersebut antara tanggal 5-7 Maret.
Susan Hopkins, Kepala Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), memberikan gambaran mengenai skala situasi ini dengan menyatakan, "Ini adalah jumlah kasus terbanyak yang pernah saya lihat dalam satu akhir pekan dengan jenis infeksi seperti ini." Ia menambahkan, "Ini terlihat seperti peristiwa superspreader (penyebar super), dengan penyebaran yang terus berlangsung di dalam asrama-asrama universitas."
Sebagian besar mereka yang terdampak adalah mahasiswa Universitas Kent, namun kasus juga telah terdeteksi di empat sekolah di Kent serta satu institusi pendidikan tinggi di London. Bahkan, otoritas kesehatan Prancis sempat memberikan laporan mengenai satu kasus warga mereka yang jatuh sakit setelah berkunjung ke universitas tersebut.
Menteri Kesehatan Wes Streeting menyebut wabah ini sebagai sesuatu yang "belum pernah terjadi sebelumnya." akibat eskalasi dalam waktu singkat.
Meskipun dampaknya sangat mematikan, para ahli menekankan bakteri MenB tidak semudah virus flu atau covid-19 dalam menular. Infeksi ini membutuhkan kontak dekat dan berkepanjangan untuk berpindah dari satu orang ke orang lain, seperti tinggal dalam satu rumah yang sama, berciuman, atau berbagi minuman dan alat hisap vape.
Sebagai respons cepat, pemerintah Inggris telah meluncurkan program vaksinasi target di Universitas Kent dengan menyediakan 5.000 dosis vaksin bagi mahasiswa di kampus.
Selain itu, antibiotik profilaksis ditawarkan secara luas kepada kontak dekat pasien, mahasiswa di asrama tertentu, serta siapa saja yang berada di Club Chemistry pada periode risiko. Penggunaan antibiotik dosis tunggal dianggap sangat efektif untuk mencegah penularan lebih lanjut dalam 90% kasus.
Mengenai kekhawatiran apakah wabah ini akan menyebar ke wilayah lain atau bahkan ke luar negeri, otoritas kesehatan Inggris menyatakan bahwa hingga saat ini seluruh kasus yang teridentifikasi masih memiliki keterkaitan dengan wilayah Kent. Risiko bagi masyarakat umum di luar kelompok kontak dekat dinilai tetap sangat rendah.
Meski demikian, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap gejala awal yang sering kali menyerupai penyakit lain. Pemerintah juga menegaskan peningkatan permintaan vaksin secara mandiri oleh publik saat ini belum diperlukan bagi warga di luar zona terdampak, selama mereka tetap memastikan status vaksinasi rutin tetap mutakhir.
Hal terpenting yang dapat dilakukan adalah mengetahui gejalanya dan bertindak cepat. Berikut adalah tanda-tanda meningitis meningokokus yang perlu diwaspadai:
(Science Alert/GOV.UK/Z-2)
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved