Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AUSTRALIA menjadi negara terbaru yang menganjurkan pengakuan formal atas negara Palestina. Sikap ini semakin menghancurkan tabu diplomatik yang sudah lama ada di Barat.
Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengatakan mengakui negara Palestina dapat memulai kembali proses perdamaian di Timur Tengah.
“Mengakui negara Palestina, negara yang hanya bisa hidup berdampingan dengan Israel yang aman, tidak hanya menawarkan kesempatan bagi rakyat Palestina untuk mewujudkan aspirasi mereka," kata Wong di Canberra.
Baca juga : Israel Bunuh Tujuh Relawan Kemanusiaan di Gaza
Hal ini juga memperkuat kekuatan perdamaian, kata dia, berikut melemahkan ekstremisme. Pengakuan ini juga dapat menekan ancaman Hamas, Iran, dan proksinya.
Selama beberapa dekade, pengakuan formal atas negara Palestina dipandang sebagai akhir dari proses perdamaian antara Palestina dan negara tetangganya, Israel.
Amerika Serikat (AS), Australia, dan sebagian besar negara-negara Eropa Barat telah mengatakan mereka bersedia mengakuo negara Palestina. Namun hal tersebut harus dilakukan sebelum kesepakatan mengenai isu-isu sulit seperti status Jerusalem dan perbatasan akhir disepakati.
Baca juga : 4 Pekerja Bantuan Asing dan Sopir Palestina Tewas dalam serangan Israel
Dengan berkobarnya perang, Hamas menguasai Jalur Gaza, dan pemerintahan sayap kanan Benjamin Netanyahu berkuasa di Israel, prospek proses perdamaian semakin suram.
Namun, setelah serangan Hamas pada 7 Oktober dan respons keras Israel selama enam bulan serangan di Jalur Gaza, para diplomat mempertimbangkan kembali gagasan yang dulunya kontroversial tersebut.
Wong mengatakan kegagalan pendekatan semua pihak selama beberapa dekade, serta penolakan Pemerintahan Netanyahu untuk terlibat dalam masalah negara Palestina telah menyebabkan frustrasi yang luas.
Baca juga : Prancis Setop Dana Pengungsi Palestina, Ikuti Amerika dan Inggris
“Jadi komunitas internasional kini mempertimbangkan pertanyaan tentang kenegaraan Palestina sebagai cara membangun momentum menuju solusi dua negara,” tambahnya.
Komentarnya muncul setelah Inggris, Irlandia, Malta, Slovenia, dan Spanyol melontarkan gagasan untuk mengakui negara Palestina.
Pada 2014, Swedia, yang memiliki komunitas Palestina yang besar, menjadi anggota Uni Eropa pertama di Eropa Barat yang mengakui negara Palestina.
Negara Palestina sebelumnya telah diakui oleh enam negara Eropa lainnya yakni Bulgaria, Siprus, Rep Ceko, Hongaria, Polandia, dan Rumania. (AFP/Z-1)
Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya memastikan pasokan daging sapi dan ayam aman hingga Idulfitri 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan.
Menteri Komunikasi Australia Anika Wells memanggil pimpinan Roblox untuk membahas maraknya dugaan kasus pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di platform tersebut.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Mengusung semangat kolaborasi budaya, ajang ini menjadi panggung bagi keragaman cita rasa Australia untuk bersanding harmonis dengan kekayaan kuliner Indonesia.
Tony Mokbel, gembong narkoba legendaris Australia, resmi bebas setelah jaksa membatalkan persidangan ulang. Kasusnya runtuh akibat skandal pengkhianatan pengacara.
Beasiswa Australia Awards ditujukan bagi warga negara Indonesia yang ingin menempuh studi jenjang Magister (S2) maupun Doktor (S3) di berbagai universitas terkemuka di Australia.
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved