Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Dewan Hak Asasi Manusia PBB akan mempertimbangkan rancangan resolusi pada Jumat (5/4) yang menyerukan embargo senjata terhadap Israel, dengan alasan risiko genosida yang masuk akal di Gaza.
Jika rancangan resolusi tersebut diadopsi, ini akan menandai pertama kalinya badan hak asasi manusia PBB mengambil sikap terhadap konflik yang berkecamuk di Gaza.
Teks tersebut mengutuk penggunaan senjata sengan dampak luas oleh Israel di wilayah Gazadan menuntut Israel menjunjung tanggung jawab hukumnya untuk mencegah genosida.
Baca juga : Ini Respon Negara-Negara akan Resolusi Gencatan Senjata PBB
Rancangan resolusi tersebut diajukan oleh Pakistan atas nama 55 dari 56 negara anggota PBB di Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) – kecuali Albania.Naskah ini disponsori bersama oleh Bolivia, Kuba dan misi Palestina di Jenewa.
Draf setebal delapan halaman itu menuntut Israel mengakhiri pendudukannya di wilayah Palestina dan segera mencabut “blokade ilegal” di Jalur Gaza.
Resolusi ini menyerukan negara-negara sekutu Israel untuk menghentikan penjualan atau pengiriman senjata, amunisi dan peralatan militer lainnya ke Israel.
Baca juga : Israel Marah AS Abstain dalam Pemungutan Suara Gencatan Senjata DK PBB
Rancangan tersebut juga mengecam penggunaan kelaparan warga sipil sebagai metode peperangan, menyerukan gencatan senjata segera dan mengecam tindakan Israel yang dianggap sebagai pembersihan etnis.
Hukuman kolektif
Pekan lalu, Dewan Keamanan PBB di New York mengeluarkan resolusi yang menyerukan gencatan senjata -- berkat sikap abstain dari Amerika Serikat, sekutu terdekat Israel .
Baca juga : Akhirnya Dewan Keamanan PBB Tuntut Gencatan Senjata di Gaza
Rancangan yang diajukan di Jenewa menyerukan negara-negara untuk memastikan bahwa UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina, menerima dana yang cukup dan menuntut Israel berhenti memperluas permukiman di wilayah Palestina.
Pernyataan ini menegaskan kembali bahwa kritik terhadap pelanggaran hukum internasional oleh Israel tidak boleh disamakan dengan anti-Semitisme.
Resolusi tersebut mengutuk penembakan roket terhadap wilayah sipil Israel dan menuntut pembebasan segera semua sandera dan tahanan yang tersisa.
Baca juga : AS Ingin Gencatan Senjata Sementara di Gaza, Hamas Ogah
Dewan akan membahas pada Jumat apakah akan mengadopsi resolusi tersebut, bersama dengan tiga resolusi lainnya mengenai pemukiman Israel, hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri, dan hak asasi manusia di Golan, Suriah yang diduduki Israel
Israel telah lama menuduh Dewan Hak Asasi Manusia bersikap bias terhadap hal tersebut.
Konflik Gaza paling berdarah yang pernah terjadi meletus dengan serangan Hamas pada 7 Oktober, yang mengakibatkan sekitar 1.160 orang tewas di Israel, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.
Militan Palestina juga menyandera sekitar 250 orang. Israel yakin sekitar 130 orang masih berada di Gaza, termasuk 34 orang yang diperkirakan tewas.
Sementara itu, aksi pembalasan Israel telah menewaskan sedikitnya 33 ribu orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas. (AFP/M-3)
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Penutupan dilakukan setelah serbuan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, dengan alasan arahan Komando Front Dalam Negeri melarang adanya kerumunan besar.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Presiden Prabowo hubungi Mahmoud Abbas dan pemimpin dunia Islam saat Idul Fitri. Langkah ini jadi sinyal kuat diplomasi Indonesia di panggung global.
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewasÂ
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved