Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Proposal baru itu tujuannya untuk mengakhiri perang Israel di Gaza. Termasuk pembebasan tawanan Israel dengan imbalan tahanan Palestina, 100 di antaranya menjalani hukuman seumur hidup.
Gencatan senjata ini akan dilakukan dalam tiga fase, dengan masing-masing tahap berlangsung selama 42 hari, kata sumber kepada Al Jazeera tentang proposal baru Hamas.
Pada tahap pertama, Hamas mengatakan pasukan Israel harus mundur dari jalan al-Rashid dan Salah al-Din. Itu untuk memungkinkan kembalinya warga Palestina yang kehilangan tempat tinggal dan mengalirnya bantuan, kata sumber tersebut.
Baca juga : Hamas Usulkan Proposal Baru Gencatan Senjata Selama Enam Pekan
Salah al-Din adalah jalan arteri utama yang membentang dari utara ke selatan di jalur tersebut. "Hamas mengatakan pembebasan awal warga Israel akan mencakup perempuan, anak-anak, orang tua dan tawanan yang sakit dengan imbalan 700 hingga 1.000 tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel," menurut proposal baru Hamas itu.
Hamas juga mencantumkan pembebasan tahanan perempuan asal Israel. Hamas mengatakan 50 tahanan Palestina yang mereka pilih, 30 di antaranya menjalani hukuman seumur hidup harus dibebaskan. Imbalannya pembebasan satu perempuan tentara cadangan Israel yang ditawan di Gaza.
Hamas mengatakan pada tahap kedua dari rencana tersebut, gencatan senjata permanen harus diumumkan sebelum pertukaran tentara yang ditangkap dapat dimulai. Sedangkan tahap ketiga akan mencakup memulai proses rekonstruksi di Gaza dan mencabut pengepungan Israel di wilayah kantong tersebut.
Baca juga : Hamas Bongkar Penyebab Kegagalan Gencatan Senjata di Gaza
Tidak realistis
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan proposal baru tersebut masih didasarkan pada tuntutan yang tidak realistis. Kabinet perang Israel dan kabinet keamanan yang lebih besar akan bertemu pada Jumat (15/3), untuk membahas proposal tersebut, yang diajukan Hamas kepada mediator internasional.
Melaporkan dari Yerusalem Timur yang diduduki, Willem Marx dari Al Jazeera mengatakan poin penting dalam perundingan Israel dan Hamas, yang menjadi ganjalan yang tidak dapat didamaikan bagi kedua belah pihak dalam beberapa minggu terakhir, adalah keinginan Israel untuk menumpas Hamas. Sebaliknya tuntutan Hamas adalah agar ada gencatan senjata permanen di Gaza dan penarikan mundur tentara Israel dari wilayah tersebut. Negosiasi selama berhari-hari dengan Hamas bulan ini mengenai gencatan senjata di Gaza pun gagal.
Baca juga : Hamas Berharap Perundingan Gencatan Senjata Dilanjutkan
Para mediator Qatar, Mesir dan Amerika Serikat menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk mencoba mempersempit perbedaan antara Israel dan Hamas. Poinnya mengenai model gencatan senjata di tengah krisis kemanusiaan yang semakin parah menyebabkan seperempat penduduk di Jalur Gaza menghadapi kelaparan.
"Mesir berusaha mencapai gencatan senjata di Gaza, meningkatkan pengiriman bantuan ke jalur tersebut dan memungkinkan pengungsi Palestina di wilayah selatan dan tengah untuk pindah ke wilayah utara," kata Presiden Abdel Fattah el-Sisi pada hari Jumat.
Marx melaporkan bahwa Israel juga mengatakan bahwa mereka ingin membiarkan potensi invasi ke Rafah tetap terbuka sebagai sebuah pilihan. Namun Hamas, jika mereka terus melanjutkan perundingan, mengatakan bahwa mereka ingin melihat semua pertempuran berakhir sesegera mungkin.
Israel telah lama memperingatkan akan adanya invasi darat ke Rafah , sebuah wilayah seluas 64 km persegi. Sekitar 1,4 juta warga Palestina telah mengungsi di wilayah tersebut. (AFP/M-3)
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Amerika Serikat akan mengalokasikan dana sebesar US$10 miliar untuk mendukung upaya rekonstruksi di Jalur Gaza melalui mekanisme Dewan Perdamaian.
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved