Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban tewas warga Palestina dalam perang Gaza dilaporkan mendekati 30.000 orang pada Rabu (28/2), sementara pertempuran masih terjadi meskipun adanya peringatan ancaman kelaparan di wilayah yang dikuasai Hamas.
"91 orang lainnya tewas dalam pemboman Israel semalam," kata kementerian kesehatan setempat.
Mediator dari Mesir, Qatar dan Amerika Serikat telah berusaha menemukan jalan menuju gencatan senjata di tengah pertempuran sengit, dan para perunding mencari jeda enam minggu dalam perang yang telah berlangsung hampir lima bulan tersebut.
Baca juga : Hamas: Jalan masih Panjang Capai Kesepakatan Gencatan Senjata
Setelah serangkaian diplomasi, para mediator mengatakan kesepakatan akhirnya bisa tercapai. Gencatan senjata dilaporkan termasuk pembebasan beberapa sandera Israel yang ditahan di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober dengan imbalan beberapa ratus tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel.
“Harapan saya adalah pada Senin depan kita akan melakukan gencatan senjata tetapi kita belum selesai,” kata Presiden AS Joe Biden pada Selasa (28/2).
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed al-Ansari mengatakan bahwa pihaknya berharap segera dapat mengumumkan sesuatu dari hasil kesepakatan sebelum hari Kamis. Namun dia memperingatkan bahwa situasi di lapangan masih tidak menentu.
Baca juga : Menang di Michigan, Biden Diprotes Perang Israel di Gaza
Hamas telah mendorong penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza, tetapi permintaan itu ditolak mentah-mentah oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Namun sumber Hamas, yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa kesepakatan itu mungkin akan membuat militer Israel meninggalkan kota-kota dan daerah berpenduduk, sehingga memungkinkan kembalinya beberapa warga Palestina yang terlantar dan bantuan kemanusiaan.
Kampanye militer Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 29.954 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan wilayah tersebut.
Baca juga : PBB: Israel Blokir Akses Bantuan Gaza Secara Sistematis
Ancaman Kelaparan Nyata
Perang tersebut dipicu oleh serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya di Israel selatan yang mengakibatkan kematian sekitar 1.160 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan resmi AFP.
Militan juga menyandera sekitar 250 orang, 130 di antaranya masih berada di Gaza, termasuk 31 orang diperkirakan tewas, menurut Israel.
Baca juga : Indonesia dan OKI Serukan Penyelamatan UNRWA, Badan PBB untuk Pengungsi Palestina
Sejak perang dimulai, ratusan ribu warga Gaza telah mengungsi, dan hampir 1,5 juta orang kini memadati kota Rafah di bagian selatan, tempat Israel telah memperingatkan rencana mereka untuk melancarkan serangan darat.
Kelompok bantuan kemanusiaan memperingatkan bahwa mereka yang masih tinggal di Gaza utara menghadapi situasi yang semakin menyedihkan.
“Jika tidak ada perubahan, kelaparan akan segera terjadi di Gaza utara,” kata wakil direktur eksekutif Program Pangan Dunia Carl Skau kepada Dewan Keamanan PBB pada hari Selasa.
Baca juga : Indonesia Terus Dorong Gencatan Senjata di Palestina Segera Terlaksana
Rekannya dari kantor kemanusiaan PBB OCHA, Ramesh Rajasingham, memperingatkan akan terjadinya kelaparan yang meluas dan hampir tidak bisa dihindari.
WFP mengatakan tidak ada kelompok kemanusiaan yang dapat mengirimkan bantuan ke wilayah utara selama lebih dari sebulan, karena bantuan dihalangi oleh pasukan Israel untuk masuk.
“Saya belum makan selama dua hari,” kata Mahmud Khodr, warga kamp pengungsi Jabalia di utara, tempat anak-anak berkeliaran dengan panci kosong.
Baca juga : Raja Yordania Abdullah II Tekankan Dukungan Terhadap Palestina
“Tidak ada yang bisa dimakan atau diminum,” ujarnya.
Sebagian besar truk bantuan telah dihentikan, namun militer asing telah menjatuhkan pasokan melalui udara termasuk pada hari Selasa di Rafah dan kota utama di selatan Gaza, Khan Yunis.
Bantuan apa pun yang masuk ke Gaza melewati perbatasan Rafah dari Mesir, sehingga memicu peringatan dari Sekjen PBB Antonio Guterres bahwa setiap serangan terhadap kota tersebut akan menambah korban tewas pada operasi bantuan di wilayah tersebut.
Baca juga : Presiden AS Joe Biden Berharap Gencatan Senjata di Gaza Pekan Depan
Israel bersikeras akan memindahkan warga sipil ke tempat aman sebelum mengirim pasukan ke Rafah, namun Israel belum merilis rincian apa pun.
Mesir telah memperingatkan bahwa serangan terhadap kota tersebut akan menimbulkan dampak bencana di seluruh wilayah, dan Kairo khawatir akan masuknya pengungsi.
Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan bahwa Israel akan mendengarkan rakyat Mesir dan kepentingan mereka, sedangkan Israel tidak dapat melakukan operasi apapun dengan populasi besar yang ada di Rafah saat ini.
Baca juga : OKI Serukan Gencatan Senjata di Jalur Gaza
Menjelang ancaman serangan darat, wilayah tersebut telah berulang kali terkena serangan udara Israel.
Tentara mengatakan mereka telah membunuh sejumlah teroris dan menemukan senjata di Zeitun.
Dikatakan dua tentara lagi tewas dalam pertempuran di Gaza, sehingga jumlah korban keseluruhan menjadi 242 sejak dimulainya serangan darat pada 27 Oktober lalu. (Z-8)
Kemenlu RI menyampaikan kecaman keras terhadap keputusan parlemen Israel, Knesset, yang menyetujui undang-undang pemberlakuan hukuman mati bagi tahanan Palestina.
Pemerintah Jerman mengecam keras serangan yang menewaskan tiga personel UNIFIL asal Indonesia di Libanon dan mendesak semua pihak menahan diri.
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga prajurit serta terlukanya lima prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Libanon.
Presiden AS Donald Trump dilaporkan berang kepada PM Israel Benjamin Netanyahu terkait serangan ke pabrik desalinasi air Iran di Pulau Qeshm. Cek detailnya di sini.
Komisaris UNRWA Philippe Lazzarini menyerukan pembentukan panel ahli tingkat tinggi untuk selidiki kematian 390 staf PBB di Gaza. Baca selengkapnya di sini.
Steve Bannon mendesak putra PM Israel Yair Netanyahu dideportasi dari AS dan dikirim ke garis depan perang Iran di tengah konflik AS–Israel.
Komisaris UNRWA Philippe Lazzarini menyerukan pembentukan panel ahli tingkat tinggi untuk selidiki kematian 390 staf PBB di Gaza. Baca selengkapnya di sini.
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi memberikan jaminan untuk memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan Malaysia kepada masyarakat Gaza.
Belanda dan Islandia resmi bergabung dengan Afrika Selatan dalam gugatan dugaan genosida Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) per Maret 2026.
Peringatan tahun ini juga diwarnai suasana duka mendalam menyusul kabar gugurnya Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.
Menlu Tiongkok Wang Yi tegaskan hak Palestina terbebas dari perang & kritik dominasi Board of Peace (BoP) di Gaza. Simak pernyataan lengkapnya di sini.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved