Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Trump Berang Israel Serang Pabrik Desalinasi Iran, Tegur Netanyahu soal Proporsionalitas Perang

Media Indonesia
01/4/2026 08:53
Trump Berang Israel Serang Pabrik Desalinasi Iran, Tegur Netanyahu soal Proporsionalitas Perang
Donald Trump.(Al Jazeera)

KETEGANGAN diplomatik antara Amerika Serikat dan Israel dilaporkan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kemarahannya atas tindakan militer Israel. Trump dilaporkan berang ketika militer Israel menargetkan pabrik desalinasi air di Iran dalam serangan beberapa pekan lalu.

Laporan yang dirilis oleh Axios pada Selasa (31/3/2026) waktu setempat, mengutip seorang pejabat senior AS, menyebutkan bahwa Trump merasa tindakan Perdana Menteri Benjamin 'Bibi' Netanyahu telah melampaui batas proporsionalitas dalam konflik yang tengah berlangsung di Timur Tengah.

Fokus pada Proporsionalitas Perang

Menurut sumber internal Gedung Putih, kemarahan Trump dipicu oleh kekhawatiran bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil yang vital, seperti fasilitas air, dapat memicu eskalasi yang tidak terkendali. "Dia (Trump) ingin memastikan bahwa segala sesuatunya proporsional dalam perang ini. Itulah mengapa dia marah ketika Bibi menyerang pabrik desalinasi di Iran beberapa minggu yang lalu," ungkap pejabat tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa fasilitas desalinasi air yang berlokasi di Pulau Qeshm, Iran, mengalami kerusakan akibat serangan tersebut. Fasilitas ini merupakan infrastruktur krusial bagi pasokan air bersih warga sipil di wilayah pesisir Iran.

Kronologi Serangan Februari 2026

Konflik ini memuncak pada 28 Februari 2026, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer gabungan terhadap sejumlah sasaran di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan signifikan dan menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Meskipun awalnya AS dan Israel mengeklaim serangan tersebut sebagai langkah pencegahan terhadap program nuklir Iran, narasi tersebut bergeser. Kedua negara sekutu tersebut mulai memperjelas ambisi mereka untuk mendorong perubahan kekuasaan atau regime change di Teheran.

Dampak Balasan: Sebagai respons atas serangan Februari, Iran melakukan aksi balasan dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat yang tersebar di Timur Tengah, meningkatkan risiko perang regional skala penuh.

Dilema Kebijakan Luar Negeri Trump

Situasi ini menunjukkan adanya keretakan dalam koordinasi antara Washington dan Tel Aviv. Di satu sisi, Trump mendukung tekanan maksimum terhadap Iran. Di sisi lain, ia enggan terseret ke dalam perang berlarut-larut yang disebabkan oleh serangan terhadap target nonmiliter oleh Israel.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kantor Perdana Menteri Israel belum memberikan komentar resmi terkait laporan kemarahan Trump tersebut. Namun, para analis menilai bahwa insiden pabrik desalinasi di Pulau Qeshm ini akan menjadi titik uji penting bagi hubungan Trump dan Netanyahu di periode kepemimpinan tahun 2026 ini.


FAQ: Pertanyaan Terkait Konflik Iran-Israel 2026

1. Mengapa pabrik desalinasi menjadi target sensitif?
Pabrik desalinasi adalah infrastruktur sipil yang menyediakan air minum. Menyerang fasilitas ini dianggap melanggar prinsip proporsionalitas karena berdampak langsung pada kelangsungan hidup warga sipil.

2. Di mana letak Pulau Qeshm?
Pulau Qeshm terletak di Selat Hormuz, Iran. Lokasinya sangat strategis secara geopolitik dan ekonomi.

3. Apa tujuan serangan AS-Israel ke Iran pada Februari 2026?
Awalnya disebut sebagai serangan pencegahan nuklir, namun kemudian berkembang menjadi upaya pelemahan kekuasaan pemerintah Iran saat ini. (Sputnik-Oana/Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya