Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga prajurit serta terlukanya lima prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam sebuah insiden saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), pada 29-30 Maret 2026.
Ketiganya ialah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Sementara, lima prajurit yang mengalami luka-luka adalah Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Arif Kurniawan, Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana, serta Praka Deni Rianto.
Jajaran Baznas menyampaikan rasa duka mendalam karena telah ikut merasakan langsung perjuangan di lapangan dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada rakyat di wilayah timur tengah khususnya rakyat Palestina.
Menurut Sodik, prajurit yang gugur saat menjaga perdamaian dunia, membela negara, mempertahankan kehormatan bangsa dianggap mati syahid. Sehingga kedudukannya sangat mulia dan Allah sudah menjanjikan surga sebagai balasannya.
“Pengorbanan mereka menjadi teladan dan kehormatan bagi bangsa Indonesia,” ungkapnya.
“Baznas dengan dukungan pemerintah dan rakyat Indonesia akan terus memberikan dukungan dan bantuan kepada perjuangan rakyat Palestina yang hingga saat ini yang masih menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan dan penderitaan. Semoga upaya perdamaian dan keadilan dapat segera terwujud bagi mereka,” paparnya.
Sebagai bentuk kepedulian kepada prajurit yang gugur, Baznas turut meringankan beban keluarga almarhum sebagai wujud solidaritas dan penghormatan atas jasa-jasa beliau.
“Semoga almarhum husnul khatimah, diterima segala amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” kata Sodik.
Sejumlah pelayat dari kerabat hingga rekan sejawat terus berdatangan untuk menyampaikan duka
Sidang darurat Dewan Keamanan PBB di New York, Selasa (31/3), digelar atas desakan Indonesia dan Prancis sebagai respons terhadap eskalasi konflik di Libanon.
Indonesia desak PBB usut tuntas serangan Israel di Lebanon Selatan yang menewaskan 3 prajurit TNI UNIFIL. Simak kronologi dan tuntutan hukum RI di DK PBB.
Tidak hanya prajurit gugur, dua prajurit TNI lain atas nama Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto juga mengalami luka-luka.
Dewan Keamanan PBB harus segera mengambil langkah konkret dan tidak tinggal diam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved