Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Tiongkok menyampaikan dukacita atas gugurnya dua orang prajurit TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dalam serangan pada Senin (30/3).
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kematian pasukan penjaga perdamaian dari Indonesia. Setiap serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing, Selasa.
Dua orang prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL gugur saat menjalankan misi kemanusiaan di Libanon pada Senin (30/3) sedangkan dua prajurit lainnya mengalami luka berat dan masih mendapat penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan di Beirut.
Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan yang merupakan tim escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL sebagai bagian East Mobile Reserve (SEMR) gugur dalam ledakan ketika mengawal konvoi kendaraan UNIFIL di dekat Bani Hayyan, Libanon Selatan.
Tidak hanya prajurit gugur, dua prajurit TNI lain atas nama Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto juga mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
"Serangan semacam itu sama sekali tidak dapat diterima. Pihak-pihak yang berkonflik harus menghentikan pertempuran sesegera mungkin dan mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB," tambah Mao Ning.
Mao Ning menyebut Tiongkok siap memainkan peran konstruktif dalam memfasilitasi deeskalasi dan menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.
Tiongkok pun mendesak pihak-pihak yang berkonflik untuk meredakan ketegangan dan mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah belum bisa menjelaskan secara rinci apa penyebab mobil yang dikendarai prajurit TNI meledak. TNI akan menunggu hasil investigasi dari UNIFIL untuk mengungkap penyebab terjadinya ledakan tersebut.
Padahal pada Minggu (29/3), Praka Farizal Rhomadhon anggota Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL gugur akibat adanya serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia di dekat Adshit al-Qusyar di Libanon Selatan, sehingga tercatat total ada tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas misi perdamaian di Libanon.
Tidak hanya Farizal saja yang menjadi korban, tiga prajurit TNI yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif juga mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.
Atas dua kejadian tersebut, Indonesia menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB dan mendesak penyelidikan yang cepat, menyeluruh serta transparan atas kejadian tersebut.
Menteri Luar Negeri Sugiono juga sudah menghubungi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres terkait gugurnya pasukan penjaga perdamaian UNIFIL asal Indonesia.
Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix, dalam pernyataannya mengutuk keras insiden tersebut dan menyampaikan ungkapan belasungkawa terdalam kepada keluarga para penjaga perdamaian yang gugur serta kepada pemerintah Indonesia. Dia pun berharap agar mereka yang terluka segera pulih.
Lacroix menegaskan bahwa pasukan penjaga perdamaian tidak boleh menjadi sasaran karena melanggar Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB Nomor 1701 yang diadopsi pada 11 Agustus 2006 sebagai kerangka kerja untuk gencatan senjata permanen dan solusi jangka panjang berdasarkan pembentukan zona penyangga di Libanon selatan.
Selain itu, resolusi juga memberikan wewenang untuk meningkatkan kekuatan UNIFIL hingga maksimum 15.000 personel, dengan mandat yang diperluas untuk memantau gencatan senjata dan mendukung tentara Libanon. Poin lainnya adalah perlunya pelucutan senjata semua kelompok bersenjata di Libanon dan memastikan tidak ada senjata atau otoritas selain milik negara Libanon.
Resolusi itu juga mewajibkan area antara Garis Biru (garis penarikan sepanjang 120 Km antara Libanon dan Israel) dengan Sungai Litani bebas dari personel bersenjata, aset, dan senjata apa pun, selain milik pemerintah Libanon dan UNIFIL. UNIFIL saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk menentukan keadaan dari perkembangan tragis itu, katanya.
Menurut situs Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UN Peacekeeping), per Januari 2026 terdapat sebanyak 756 anggota yang berasal dari Indonesia yang berpartisipasi dalam UNIFIL Libanon. Sebelumnya, Kedutaan Besar (Kedubes) Iran menyampaikan belasungkawa mendalam kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas tewasnya seorang prajurit penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas dalam misi UNIFIL.
Dalam pernyataan resminya, Kedubes Iran menegaskan duka cita atas kehilangan tersebut. "Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas kejadian tragis tersebut," demikian pernyataan Kedubes Iran dilansir X, Senin (30/3). (Ant/P-3)
Menteri Pertahanan Malaysia pastikan seluruh personel MALBATT 850-13 aman di Lebanon. Langkah pengamanan diperketat dan patroli dihentikan sementara akibat situasi darurat.
PAKAR militer Jaleswari Pramodhawardani mengatakan, gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL tidak cukup hanya direspons dengan kecaman tetapi evaluasi total.
Pemerintah tidak bisa bersikap pasif dalam merespons insiden tersebut, mengingat pasukan penjaga perdamaian berada di bawah perlindungan hukum internasional.
Menurut Muzani, pemerintah harus mempertimbangkan menarik pasukan ketika tidak ada jaminan keselamatan di Libanon.
Kehadiran TNI dalam misi perdamaian internasional menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat konstitusi.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pangan nasional melalui kerja sama ekonomi strategis dengan Tiongkok.
Wang Churan semakin populer berkat kesuksesan dramanya dan visual yang mencuri perhatian. Intip perjalanan karier, prestasi, hingga proyek terbarunya.
Presiden Prabowo terima Menteri Keamanan Tiongkok Chen Yi Xin di Istana Negara. Bahas penguatan kerja sama keamanan dan intelijen BIN-MSS demi stabilitas kawasan.
Ilmuwan Tiongkok menemukan waktu paling aman bagi manusia untuk beraktivitas di Bulan. Dengan suhu ekstrem dan radiasi tinggi, pemilihan waktu jadi kunci bertahan hidup.
Masa pensiun ISS mendekat pada 2030, namun stasiun ruang angkasa komersial penggantinya belum siap. AS hadapi risiko keamanan nasional dan persaingan ketat dengan Tiongkok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved