Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

3 Prajurit TNI Gugur Diserang Israel, Ketua MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan di Libanon

Rahmatul Fajri
31/3/2026 18:25
3 Prajurit TNI Gugur Diserang Israel, Ketua MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan di Libanon
Ketua MPR RI Ahmad Muzani (kedua kiri)(MI/Rahmatul Fajri)

KETUA MPR RI Ahmad Muzani meminta pemerintah untuk menarik pasukan perdamaian di Libanon buntut tewasnya tiga prajurit TNI akibat serangan Israel. Adapun, TNI mengonfirmasi tiga prajurit yang gugur ialah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Menurut Muzani, pemerintah harus mempertimbangkan menarik pasukan ketika tidak ada jaminan keselamatan di Libanon.

"Kalau tidak ada jaminan keselamatan bagi pasukan misi perdamaian kita yang merupakan pasukan penjaga perdamaian, maka MPR meminta agar pemerintah mempertimbangkan untuk menarik seluruh pasukan yang ada di Lebanon Selatan sesuai dengan konstitusi, yakni menjaga keselamatan bagi warga negaranya," kata Muzani Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026).

Muzani mengaku pihaknya mengutuk keras serangan militer Israel yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI itu. Mewakili 732 anggota majelis, Muzani menyebut serangan Israel itu sebagai aksi biadab terhadap prajurit yang sedang menjalankan mandat konstitusi.

"Pimpinan MPR RI mengutuk dengan keras tindakan Israel yang sangat biadab terhadap putra-putri terbaik kita yang sedang menjalankan misi perdamaian. Ini adalah tugas dan tanggung jawab konstitusi dalam menjaga perdamaian dunia sesuai mandat PBB," ujar Muzani.

Muzani mendesak Dewan Keamanan PBB untuk tidak tinggal diam. Muzani meminta organisasi dunia tersebut segera menggelar sidang penyelidikan khusus dan menjatuhkan sanksi tegas kepada Israel atas serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian.

"Mereka bertugas di sana atas mandat Dewan Keamanan PBB. Karena itu, MPR menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya dan mendesak PBB segera menjatuhkan sanksi terhadap Israel," tegasnya. (Faj/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya