Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali gugur di Libanon. Insiden itu menjadi tragedi kedua dalam kurun 24 jam di tengah eskalasi serangan Israel terhadap Hizbullah yang kian memanas.
Misi penjaga perdamaian PBB di Libanon, UNIFIL, menyatakan dua personel Indonesia tewas setelah kendaraan mereka hancur akibat ledakan yang belum diketahui asalnya. Dua penjaga perdamaian lainnya turut terluka, satu di antaranya dalam kondisi serius.
Insiden terbaru terjadi pada Senin (30/3), hanya sehari setelah satu prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, gugur akibat ledakan proyektil di sekitar posisi UNIFIL. Dalam peristiwa sebelumnya, tiga personel lainnya juga mengalami luka-luka.
Ledakan yang menewaskan dua prajurit TNI terjadi di wilayah Lebanon selatan, kawasan yang menjadi titik panas konflik. Kendaraan logistik UNIFIL dilaporkan hancur total akibat ledakan tersebut.
Di hari yang sama, militer Libanon melaporkan satu tentaranya tewas akibat serangan Israel di wilayah Tyre. Sumber keamanan juga menyebut tiga anggota Hizbullah tewas dalam serangan di pinggiran selatan Beirut.
UNIFIL menyatakan telah membuka penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut. Militer Israel juga menyebut tengah melakukan investigasi guna memastikan apakah insiden tersebut terkait aktivitas Hizbullah atau operasi mereka sendiri. PBB kembali mengecam keras kejadian gugurnya pasukan penjaga perdamaian.
"Insiden ini tidak dapat diterima. Semua tindakan yang membahayakan penjaga perdamaian harus dihentikan,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix.
Sejumlah negara turut bereaksi. Prancis mendorong pertemuan Dewan Keamanan PBB sedangkan Spanyol mengecam keras serangan mematikan tersebut.
Presiden Libanon Joseph Aoun mengutuk penargetan pasukan penjaga perdamaian dan terus melakukan komunikasi internasional untuk meredakan konflik. PBB juga menyerukan gencatan senjata segera guna menghentikan eskalasi kekerasan. (AFP/I-1)
Praka Farizal Rhomadhon merupakan salah satu prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon.
Kematian prajurit dalam misi perdamaian dunia ini menjadi duka mendalam bagi jajaran TNI, khususnya keluarga besar Kodam Iskandar Muda.
Berdasarkan informasi sementara yang diterima pihak keluarga, jenazah Praka Farizal diperkirakan tiba di rumah duka dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Insiden terbaru terjadi pada Senin (30/3), ketika sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan. Peristiwa ini menyebabkan dua personel Indonesia gugur.
Meski risiko di lapangan meningkat, TNI tetap teguh pada komitmen internasionalnya.
PASUKAN Israel menewaskan dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (30/3). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina dan militer Israel.
Presiden Prabowo Subianto yang telah menawarkan dirinya menjadi mediator sehingga upaya-upaya yang mengarah kepada deeskalasi dan gencatan senjata bisa dilakukan.
Komandan Hamas diculik di Gaza City, picu operasi pencarian. Di Tepi Barat, militer Israel tembak mati pemuda Palestina saat penggerebekan di Hebron.
Mengenal UNIFIL, misi perdamaian PBB di Libanon yang melibatkan lebih dari 10.000 pasukan dari 50 negara. Indonesia ternyata menjadi salah satu kontributor terbesar.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyerukan kepada semua pihak untuk mematuhi hukum internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved