Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK pertama kalinya sejak perang 2006 dan sejak dimulainya Operasi Badai Al-Aqsha pada 7 Oktober 2023, militer Israel menargetkan Kota Nabatieh tengah, Lebanon selatan.
Penyerangan itu terjadi pada Kamis (8/2), militer Israel mengatakan pihaknya menyerang sasaran berafiliasi dengan Hizbullah di Lebanon selatan, termasuk menyerang truk yang membawa senjata dan infrastruktur militer.
Israel mengatakan serangan tersebut sebagai balasan serangan Hizbullah dari Lebanon selatan ke wilayah Israel, dengan menyasar sumber-sumber tembakan yang menggunakan senjata artileri.
Baca juga : Israel Geser Pasukan dari Gaza ke Lebanon
"Pesawat tempur pertahanan udara Israel mencegat sasaran udara mencurigakan yang melintasi wilayah Lebanon," tambah pernyataan itu.
Pernyataan itu muncul setelah beberapa laporan beredar bahwa Israel melakukan serangan drone terhadap seorang komandan Hizbullah di Lebanon selatan.
Sebelumnya pada hari itu, Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan bahwa drone Israel menargetkan sebuah mobil di pusat kota Nabatieh, tanpa mengatakan apakah insiden itu menyebabkan korban jiwa. Yang jelas, asap hitam membumbung tinggi dari ledakan tersebut.
Baca juga : Hizbullah Siap Tempur Habis-Habisan Lawan Israel
Kantor berita itu mengkonfirmasi bahwa drone Israel menembakkan peluru kendali ke arah Hyundai Range warna hitam dan menyebabkan kebakaran hebat.
Dalam pernyataan terpisah, Hizbullah mengatakan penargetan barak dan lokasi militer Israel di dekat perbatasan Lebanon sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina dan perlawanan mereka di Gaza.
"Kami menargetkan pangkalan udara Israel Meron dengan rudal Falaq sebagai respons terhadap serangan Zionis ke warga sipil dan agresi terhadap kota Nabatieh," ucap Hizbullah dikutip dari Telegram.
Baca juga : Israel Bunuh Komandan Hizbullah yang Hancurkan Pangkalan Militernya
Serangan rudal selanjutnya diarahkan Hizbullah pada hari ini, Jumat (9/2) ke situs Zabdin di Shebaa yang diduduki Israel.
Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Izin diberikan kepada orang-orang yang berperang karena mereka dianiaya, dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa memberikan kemenangan kepada mereka.
Baca juga : Hizbullah Gempur Markas Militer Israel di Selatan Libanon
Percayalah pada Tuhan Yang Maha Esa
Untuk mendukung keteguhan rakyat Palestina di Jalur Gaza dan untuk mendukung perlawanan mereka yang berani dan terhormat, Mujahidin Perlawanan Islam menargetkan, pada pukul 15.30 pada hari Jumat 02/09/2024, situs Zabdin di Shebaa Lebanon yang terjajah dengan senjata rudal dan terkena secara langsung.
Dan kemenangan hanya dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Jumat 02-09-2024 Masehi
28 Rajab 1445 H
Baca juga : Indonesia Siapkan Evakuasi WNI di Libanon, Dampak Meluasnya Perang di Gaza
Ketegangan meningkat di sepanjang perbatasan Lebanon dengan Israel di tengah baku tembak berkala antara pasukan Israel dengan Hizbullah sejak awal Oktober, dalam serangan paling mematikan sejak kedua pihak bertikai dalam perang skala penuh pada 2006.
Ketegangan di perbatasan tersebut muncul di tengah serangan militer Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober yang telah menewaskan setidaknya 27.840 jiwa dan melukai 67.317 lainnya. (Anadolu/Ant/Z-4)
Baca juga : Drone Hizbullah Menyerbu, Beberapa Tentara Israel Terluka
Warga Bahrain juga diminta menjauhi lokasi yang mengalami kerusakan atau benda mencurigakan.
Video geolokasi terbaru menunjukkan sistem pertahanan udara AS berusaha mencegat serangan drone dan roket di dekat Kedubes AS di Baghdad.
Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi markas komandan Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Langkah ini diambil seiring dengan upaya AS dalam menjalankan kampanye bersama dengan Israel melawan Iran.
Hizbullah mengatakan serangan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap agresi kriminal Israel yang menargetkan puluhan kota dan permukiman di Libanon, termasuk pinggiran selatan Beirut.
KONFLIK bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran terus mengalami eskalasi.
Situasi Lebanon kian mencekam! WHO laporkan 14 petugas medis tewas dalam serangan udara terbaru. Total korban jiwa kini tembus 826 orang di tengah eskalasi konflik Israel-Hezbollah.
Korban tewas di Lebanon tembus 773 jiwa, termasuk 103 anak-anak. PBB ajukan bantuan darurat $325 juta saat 1 juta warga mengungsi akibat serangan Israel. Simak laporan lengkapnya.
SERANGAN udara Israel di Libanon menewaskan belasan orang di Beirut dan wilayah selatan, sementara Hizbullah bersama Iran melancarkan gelombang roket dan drone balasan ke wilayah Israel
Konflik Israel-Lebanon memanas! 31 orang tewas dan ratusan luka-luka akibat serangan udara Israel. IDF imbau warga Lebanon selatan segera mengungsi sejauh 1 km.
PENYERANGAN terhadap Venezuela disertai penculikan terhadap Presiden Nicolas Maduro bersama istrinya untuk diadili di New York, yang melanggar piagam PBB dan hukum internasional
PASUKAN Israel berencana melakukan serangan terbatas di Libanon. Libanon melaporkan Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok yang melanggar perbatasan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved