Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK militer Yordania berhasil melancarkan serangan menggunakan drone ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS), Minggu (28/1). Padahal pangkalan AS bernama Tower 22 ini memiliki pertahanan udara canggih.
Namun, alat pertahanan itu gagal menangkal serangan yang menewaskan empat tentara dan melukai 40 lainnya. Drone tersebut menghantam perumahan di pangkalan tersebut pada pagi hari.
Ini adalah serangan mematikan pertama terhadap pasukan AS sejak perang Israel-Hamas meletus pada Oktober dan menandai peningkatan besar ketegangan yang melanda Timur Tengah.
Baca juga: Republik Desak Biden Serang Iran
AS telah mengungkap drone itu masuk ke Tower 22 tempat berkumpulnya 350 tentara tanpa terdeteksi. Pertahanan udara gagal menghentikan serangan tersebut karena pesawat tak berawak itu masuk bersamaan dengan drone AS.
Kembalinya drone pengintai AS ke pangkalan ini menyebabkan sistem pertahanan udara tidak mampu mendeteksi pesawat musuh. Berbeda dengan dua drone lainnya yang menyerang lokasi di dekatnya berhasil ditembak jatuh.
The Wall Street Journal, sebelumnya, melaporkan adanya kesalahan penggunaan drone, yang kini menjadi inti penyelidikan Komando Pusat militer.
Baca juga: Tiga Tentaranya Tewas di Yordania, AS Siapkan Serangan Besar
Militer AS merilis nama tiga tentara Cadangan Angkatan Darat yang tewas dalam serangan pesawat ini dengan korban termuda berusia 23 tahun.
Ketiganya adalah Sersan William Jerome Rivers, 46, dari Carrollton, Georgia, Kennedy Ladon Sanders, 24, dari Waycross, Georgia dan Breonna Alexsondria Moffett, 23, dari Savannah, Georgia.
“Atas nama Cadangan Angkatan Darat, saya ikut merasakan kesedihan yang dirasakan oleh teman-teman, keluarga, dan orang-orang terkasih mereka,” kata Kepala Cadangan Angkatan Darat dan panglima Komando Cadangan Angkatan Darat AS Letnan Jenderal Jody Daniels. (Straits Times/Z-1)
Akademisi University of Tehran menyebut Iran memfokuskan serangan pada kepentingan AS dan infrastruktur energi di Teluk untuk menekan Washington, seperti disampaikan kepada Al Jazeera.
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Dari fajar berdarah di Teheran hingga hujan drone di Tel Aviv, inilah lini masa lengkap operasi militer paling berani abad ini.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
Kepala Staf Gabungan Angkatan Udara AS Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bertujuan melindungi diri dan mitra regional, mencegah proyeksi kekuatan Iran.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
IRAN memperkuat kemampuan militernya dengan mengintegrasikan 1.000 drone tempur baru ke dalam angkatan bersenjata, di tengah meningkatnya ketegangan dan ancaman serangan AS.
PT Perta Arun Gas (PAG) menggelar simulasi pengamanan pelabuhan skala besar.
Tembakan dan artileri pertahanan udara hiasi langit Caracas dekat Istana Miraflores. Pemerintah sebut tembak drone ilegal, AS bantah terlibat.
Turki tembak jatuh 3 drone dalam 5 hari akibat luapan perang Ukraina. Ankara peringatkan Rusia-Ukraina untuk jaga keamanan udara dan maritim di Laut Hitam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved