Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian menyampaikan pada Sekretaris Jenderal PBB bahwa agresi Amerika Serikat (AS) dan Inggris atas Yaman bisa meningkatkan ketegangan di kawasan Asia Barat.
Dalam percakapan telepon dengan Sekjen PBB Antonio Guterres pada Senin (15/1), Amir-Abdollahian menyebut aksi militer AS dan Inggris tersebut ilegal dan melanggar hukum internasional.
Amir-Abdollahian dan Guterres juga berdiskusi dan bertukar pendapat tentang perlunya menghentikan kejahatan Israel di Gaza dan perkembangan terkini di Laut Merah.
Baca juga : Iran Sita Kapal Tanker Minyak Amerika di Laut Oman
Selain menghargai upaya dan pandangan Guterres tentang seruannya untuk menghentikan pembunuhan penduduk Gaza, Amir-Abdollahian juga menekankan perlunya menghentikan serangan Israel di Gaza serta menyampaikan bahwa Iran siap untuk mengirim bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina yang terkepung.
Terkait situasi di Laut Merah, Menlu Iran itu mengklarifikasi prinsip dan posisi negaranya, yaitu menjaga keamanan pengiriman barang dan pelayaran, dan menegaskan bahwa aksi tentara Yaman terhadap kapal yang berlayar ke Israel ditujukan untuk menghentikan serangan dan kejahatan perang negara tersebut terhadap Gaza.
Baca juga : Ini Reaksi Dunia Terhadap Serangan AS dan Inggris di Yaman
Dalam percakapan telepon tersebut, Sekjen PBB kembali mengecam serangan atas Gaza dan menekankan perlunya menghentikan kekacauan dan mengizinkan bantuan kemanusiaan untuk masuk ke wilayah Palestina yang dikepung.
Guterres juga membahas tentang perkembangan terkini di Laut Merah dan menyatakan kekhawatiran atas meluasnya konflik di Asia Barat.
Dia mengatakan bahwa PBB berupaya untuk menghentikan perang dan penderitaan yang dialami warga di wilayah tersebut.
Guterres mendorong semua pihak untuk menghindari perang dan memperhatikan Piagam PBB, yang memandatkan seluruh negara anggota untuk menjaga keamanan dan perdamaian internasional.
Dia juga mendorong Iran untuk membantu menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah Asia Barat. (Ant/IRNA/Z-4)
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
KELOMPOK separatis di Yaman menegaskan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang telah mereka kuasai meski mendapat tekanan dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Saudi menyatakan penyesalannya atas tekanan UEA terhadap pasukan Dewan Transisi Selatan untuk melakukan operasi militer di perbatasan selatan.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved