Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL perusak Amerika Serikat (AS) menembak jatuh beberapa drone pada Minggu (4/12) saat membantu kapal komersial di Laut Merah yang menjadi sasaran serangan dari Yaman. Ini dikatakan Komando Pusat AS (CENTCOM).
Pemberontak Huthi yang didukung Iran di Yaman--yang mengatakan mereka menargetkan dua kapal--meluncurkan serangkaian drone dan rudal ke arah Israel dalam beberapa pekan terakhir dan menyita kapal kargo bulan lalu. Namun serangan terbaru menandai peningkatan signifikan dalam ancaman terhadap kapal pengiriman di daerah tersebut.
"Hari ini, ada empat serangan terhadap tiga kapal komersial terpisah yang beroperasi di perairan internasional di Laut Merah bagian selatan," kata CENTCOM dalam pernyataan. "Kapal perusak Kelas Arleigh-Burke USS Carney menanggapi panggilan darurat dari kapal dan memberikan bantuan," serta menembak jatuh tiga drone yang sedang menuju kapal perang tersebut pada hari itu.
Baca juga: Satu Serangan Tewaskan Lima Militan Pro-Iran di Irak
Carney mendeteksi tembakan satu rudal dari wilayah Yaman yang dikuasai Huthi dan mendarat di dekat M/V Unity Explorer berbendera Bahama. Kapal kargo tersebut kemudian melaporkan kerusakan kecil akibat rudal lain dari wilayah yang dikuasai pemberontak.
M/V Nomor 9 berbendera Panama--kapal curah--melaporkan kerusakan tetapi tidak ada korban jiwa akibat serangan rudal dari Yaman. Sedangkan M/V Sophie II, yang juga mengibarkan bendera Panama, mengatakan kapal tersebut juga terkena serangan tetapi tidak mengalami kerusakan yang signifikan.
Baca juga: Houthi Janji Terus Perangi Israel
CENTCOM mengatakan serangan itu merupakan ancaman langsung terhadap perdagangan internasional dan keamanan maritim.
"Kami juga punya banyak alasan untuk percaya bahwa serangan-serangan ini, meskipun dilancarkan oleh kelompok Huthi di Yaman, sepenuhnya diaktifkan oleh Iran. Amerika akan mempertimbangkan semua respons yang tepat melalui koordinasi penuh dengan sekutu dan mitra internasionalnya," katanya.
Kelompok Huthi mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap Unity Explorer dan Number 9 dalam pernyataan di media sosial pada hari sebelumnya. Mereka mengatakan bahwa kapal-kapal tersebut milik orang Israel dan serangan terhadap kapal-kapal negara tersebut akan terus berlanjut, "Sampai agresi Israel terhadap saudara-saudara kita di Jalur Gaza berhenti."
Hamas melancarkan serangan mengejutkan lintas batas dari Gaza pada 7 Oktober akibat penjajahan Israel yang telah berlangsung lama. Kematian warga Gaza akibat serangan Israel memicu kemarahan luas di Timur Tengah dan memberikan dorongan bagi serangan terhadap pasukan Amerika di wilayah tersebut serta terhadap Israel oleh kelompok bersenjata yang menentang keduanya.
Israel telah menghadapi drone dan rudal yang diluncurkan dari Libanon dan Yaman. Pasukan Amerika di Irak dan Suriah menjadi sasaran dalam serangkaian serangan yang melukai puluhan personel AS.
Washington menyalahkan serangan tersebut kepada pasukan yang didukung Iran dan membalasnya dengan serangan udara beberapa kali. Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan dalam pidatonya di forum keamanan pada Sabtu bahwa Amerika Serikat, "Tidak akan menoleransi serangan terhadap personel Amerika. Oleh karena itu, serangan-serangan ini harus dihentikan."
"Sampai mereka melakukan hal tersebut, kami akan melakukan semua yang perlu kami lakukan untuk melindungi pasukan kami dan mengenakan kerugian bagi yang menyerang mereka," katanya. (AFP/Z-2)
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Dari fajar berdarah di Teheran hingga hujan drone di Tel Aviv, inilah lini masa lengkap operasi militer paling berani abad ini.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
AS instruksikan warga dan personel misi berlindung di Irak akibat ancaman milisi pro-Iran. Ketegangan meningkat di Libanon, Israel serang target Hizbullah di Beirut.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved