Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT pejuang Hamas, mengawal langkah Maya Regev, menuju kendaraan yang akan membawanya keluar dari Gaza, Palestina pada Sabtu, 25 November 2023. Momen langka pelepasan salah satu sandera Hamas itu viral di media sosial.
Sebabnya, tidak ada rasa takut yang tampak dari wajah Maya Regev.
Sebaliknya, senyuman demi senyuman terus diberikan Maya. Bahkan ia sempat mengucapkan, "Bye syukron," kepada pejuang Hamas.
Baca juga : Pejuang Hamas Janji akan Bebaskan Lebih Banyak Sandera

(AFP/HO/Hamas Media Office)
Cerita bermula ketika gadis asal Israel berusia 21 tahun itu berjalan tertatih-tatih dengan alat bantu yang menopang tubuhnya. Empat pejuang Hamas, mengawalnya hingga ia sampai ke sebuah kendaraan Palang Merah di Gaza.
Sesaat sebelum gadis berambut panjang itu memasuki kendaraan, sang pejuang Hamas mengucapkan kata perpisahan. Kata yang singkat namun disambut dengan senyum oleh Maya, sanderanya.
Baca juga : Surat Cinta Tawanan Ibu Yahudi kepada Pejuang Gaza

(AFP/HO/Hamas Media Office)
Begini dialog singkat antara keduanya.
"Bye Maya," ucap sang pejuang sambil melambaikan tangan kanannya, tanda perpisahan.
"Bye Syukron," jawab Maya, menjawab kalimat perpisahan itu, dengan pandangan mata ke arah sang pejuang, dan sedikit melempar senyum.
Lantas, Maya yang kakinya terluka dibaringkan di kendaraan Palang Merah, dengan senyum terlukis di bibirnya.
Momen perpisahan tersebut yang berlangsung amat singkat di bawah temaramnya malam, langsung membuat baper para kaum hawa sedunia. Syukron dalam bahasa arab jika diterjemahkan berarti, "Terima kasih."
Maya Regev, seorang tawanan yang dibebaskan dari Jalur Gaza, telah membuat geger media sosial, mengutip laporan dari kantor berita Royanews.
Hal itu juga memunculkan dugaan jika Maya Regev sudah terkena Stockholm syndrome, sebuah kondisi ketika seseorang yang menjadi korban sandera, justru menaruh simpati pada orang yang menyanderanya.
Faktanya, momen perpisahan Maya dan pejuang Hamas ini sempat memunculkan tagar #KhamasPleaseKidnapMe. Bahkan, muncul sejumlah gambar animasi mengenai momen perpisahan keduanya.
"Jangan salahkan laki-lakinya, ini pertama kalinya dia melihat laki-laki sejati," sebut salah seorang netizen asal Palestina.
"So sweettttt banget video perpisahannya. Habis say goodbye, mbak Mayanya tersenyum," kata netizen asal Indonesia.
"Mamas Hamas ndak ada lawane dah, semua terHamas Hamas, apalagi ciwi Isriwil itu si Maya Regev salah satu tawanan yang dibebaskan Hamas, jelas bingit sudah terhamas Hamas, duh Bye2 Mas Sukron, oke. Emang beda kalo liat IDF Diapers Forces," sahut netizen lain.

lan Regev Gerby, ayah Maya Regev saat audiensi di kantor PBB Eropa di Jenewa, Swiss, pada 14 November 2023. (AFP/PIERRE ALBOUY)
Maya Regev menjadi satu dari 58 sandera yang dibebaskan Hamas selama 4 hari terakhir saat berlangsungnya gencatan senjata antara Pasukan Pertahanan Israel dan kelompok Palestina. Malam itu, Maya dibebaskan bersama dengan 16 warga Israel dan 4 warga Thailand.
Maya adalah tawanan pertama Hamas dari acara Festival Musik Supernova pada 7 Oktober 2023 lalu, yang dilepaskan. Sementara sang adik, Itay, 18, masih disandera.
Maya diculik sebelum terkena peluru nyasar. Meskipun mengalami luka-luka, Maya berhasil bertahan hidup dan menghabiskan sekitar 50 hari mendekam dalam tawanan Hamas.
Saat ini, ia telah dirawat di Rumah Sakit Soroka di kota Be'er-Sheva, Israel, dan telah berkumpul kembali dengan keluarganya. Namun, dengan terisak-isak, Maya masih berduka karena adiknya Itay masih ditahan oleh Hamas. (Z-4)
Dunia Arab kerap dipersepsikan secara simplistis sebagai kawasan yang identik dengan konflik dan instabilitas.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Dalam konferensi pers di Barcelona, Spanyol bintang Thelma & Louise tersebut mengatakan bahwa ia kehilangan agensinya dan kesulitan mendapatkan proyek besar di industri hiburan
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pasukan Israel tahan Syekh Rani Abu Sbeih di Masjid Al-Aqsa. Di tengah pengetatan akses Jumat kedua Ramadan, 100.000 jemaah tetap padati kompleks suci tersebut.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Dari fajar berdarah di Teheran hingga hujan drone di Tel Aviv, inilah lini masa lengkap operasi militer paling berani abad ini.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
AS instruksikan warga dan personel misi berlindung di Irak akibat ancaman milisi pro-Iran. Ketegangan meningkat di Libanon, Israel serang target Hizbullah di Beirut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved