Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) dan Palang Merah Internasional menyuarakan kekhawatiran pada Rabu (15/11) setelah pasukan Israel menggerebek rumah sakit (RS) terbesar di Gaza, Palestina. Keduanya menuntut ribuan pasien dan warga sipil dilindungi.
Pasukan Israel memasuki rumah sakit Al-Shifa. Mereka menargetkan dugaan pusat komando Hamas dalam terowongan di bawah pasien dan warga sipil yang mencari perlindungan di sana dari pertempuran sengit. "Saya terkejut dengan laporan serangan militer di rumah sakit Al-Shifa di Gaza," kata kepala kemanusiaan PBB Martin Griffiths di X, sebelumnya Twitter.
"Perlindungan terhadap bayi baru lahir, pasien, staf medis, dan seluruh warga sipil harus mengesampingkan semua masalah lain. Rumah sakit bukanlah medan pertempuran."
Baca juga: Iran Minta PBB Masukkan Bantuan Lebih Banyak ke Gaza
Misi Israel untuk PBB di Jenewa mengecam Griffiths. Israel menghubungkan komentarnya dengan pertemuan yang ia adakan di kota Swiss pada Rabu dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian.
"Apakah Anda men-tweet ini sebelum atau sesudah Anda bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran pagi ini? Apakah Anda meminta dia untuk menghentikan pendanaan dan mempersenjatai organisasi teroris yang menggunakan rumah sakit untuk bersembunyi?" katanya di X.
Baca juga: PM Spanyol Desak Israel Akhiri Pembunuhan tanpa Pandang Bulu di Gaza
"Iran tidak peduli dengan rakyat Gaza. PBB harus berhenti dijadikan pion dalam keinginan Iran untuk melakukan kematian dan kehancuran."
Al-Shifa menjadi tujuan utama dalam kampanye Israel. PBB memperkirakan setidaknya 2.300 orang--pasien, staf, dan warga sipil yang mengungsi--berada di dalam dan mungkin tidak dapat melarikan diri karena pertempuran sengit.
Para saksi mata menggambarkan kondisi mengerikan di dalam rumah sakit. Prosedur medis dilakukan tanpa obat bius, keluarga-keluarga yang kekurangan makanan dan air tinggal di koridor, dan bau mayat membusuk memenuhi udara.
Griffiths menekankan dalam pernyataan video terpisah pada Rabu bahwa dia memahami Israel ingin menemukan para pemimpin Hamas. Namun ia berkeras bahwa itu bukan alasan untuk mengubah rumah sakit menjadi medan perang.
"Hamas tidak boleh, tidak boleh, menggunakan tempat seperti rumah sakit sebagai tameng atas kehadiran mereka," katanya.
Griffiths mengatakan perhatian utama badan kemanusiaan PBB yang dipimpinnya ialah, "Keselamatan pasien di rumah sakit itu yang tentu saja berada dalam bahaya besar saat ini."
"Kami tidak punya bahan bakar untuk menjalankannya. Bayi-bayi itu tidak punya inkubator, baru lahir. Ada yang sudah mati. Kami tidak bisa mengeluarkannya. Terlalu berbahaya," ujarnya.
Ketua Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan badan tersebut kembali kehilangan kontak dengan staf di rumah sakit. "Kami sangat mengkhawatirkan keselamatan mereka dan pasien mereka."
Komite Palang Merah Internasional mengatakan mereka sangat prihatin dengan dampaknya terhadap orang-orang yang sakit dan terluka, staf medis, dan warga sipil. "Semua tindakan untuk menghindari konsekuensi apa pun terhadap mereka harus diambil," kata ICRC. "Pasien, staf medis, dan warga sipil harus selalu dilindungi." (AFP/Z-2)
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Human Rights Watch mendesak Hungaria menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu terkait surat perintah ICC atas dugaan kejahatan perang di Gaza saat kunjungannya Sabtu ini.
Dilaporkan The Guardian, ratusan warga Palestina terlihat melaksanakan salat di sekitar Kota Tua pada Jumat (20/3) pagi eaktu setempat, setelah polisi Israel menutup akses
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Pasukan Israel ubah Kota Tua Jerusalem jadi barak militer. Akses Al-Aqsa ditutup 16 hari, jemaah terpaksa salat Tarawih di jalanan. Simak laporan lengkapnya.
Belanda dan Islandia resmi bergabung dengan Afrika Selatan dalam gugatan dugaan genosida Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) per Maret 2026.
Indonesia bersama negara Arab danĀ Islam kecam keras penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel. Larangan Tarawih & Itikaf pertama sejak 1967. Simak pernyataan resminya.
Pasukan Israel tutup Masjid Al-Aqsa 11 hari berturut-turut di Ramadan 2026. Pertama kali sejak 1967, salat Tarawih dan I'tikaf dilarang di situs suci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved