Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
UTUSAN Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour mengatakan kekejaman Israel terhadap warga Gaza sudah melampaui batas dalam era kehidupan modern. Dunia pun tidak mampu menolong warga Gaza, sebaliknya kebiadaban ini malah didukung polisi dunia, Amerika Serikat.
"Sebanyak 2,3 juta warga Palestina di Gaza menderita penderitaan yang tidak dapat ditanggung oleh manusia mana pun," katanya.
Ia mengatakan warga Gaza yang sudah terisolasi selama 75 tahun sejak negara Israel dideklarasikan telah disiksa setiap hari oleh perampasan tanah, penembakan semena-mena, pemenjaraan tanpa pengadilan dan diserang dengan rudal seperti saat ini.
Baca juga: Yordania: Pemindahan Paksa Warga Palestina Merupakan Kejahatan Perang
"Mereka dikepung dan dibom tanpa ada tempat yang aman untuk dituju,” kata utusan Palestina untuk PBB dalam pertemuan darurat mengenai situasi di Gaza.
Dia mengaku heran dengan pengabaian dunia terhadap kebiadaban Israel. Organisasi, negara super power dan kekuatan yang kerap menjadi hakim terhadap negara selain Israel saat berbuat kejahatan saat ini diam.
Baca juga: Presiden Prancis Serukan Gencatan Senjata di Gaza
“Berapa hari lagi Anda menunggu untuk mengatakan, 'cukup'? Lumpuh, tidak bertindak, tidak melaksanakan tugas Anda untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional dan menghentikan perang itu,” kata Mansour kepada anggota dewan sambil mendesak gencatan senjata segera.
Saksi Mata di Gaza
Para jurnalis di Gaza terus menjalankan tugasnya sambil menghadapi apa yang digambarkan oleh Amnesty International, sebagai kejahatan perang berupa hukuman kolektif dan serangan tanpa pandang bulu.
Terdapat pula ketegangan fisik, emosional dan mental yang belum pernah terjadi sebelumnya di Tepi Barat dan sekitarnya. Mereka menghadapi tantangan rumit dalam pelaporan profesional sambil menghadapi sensor yang semakin ketat.
Jurnalis kerap menjadi sasaran penembakan tentara Israel. Jika berhasil dilumpuhkan, seperti yang telah menimpa sekitar 30 jurnalis yang tewas sejak 7 Oktober, Israel akan dengan mudah menyatakan bahwa insiden itu tidak disengaja. (Aljazeera/Z-3)
Peringatan tahun ini juga diwarnai suasana duka mendalam menyusul kabar gugurnya Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.
Ribuan orang saat itu berkumpul membawa bendera serta spanduk bertuliskan 'mati untuk Amerika dan mati untuk Israel'.
PERAN Iran versusĀ Israel dan Amerika akan memberi dampak besar bagi Indonesia. Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Airlangga (UNAIR), Probo Darono Yakti menjelaskan
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk pertama kali tampil sejak konflik AS-Israel melawan Iran pecah. Netanyahu mengungkap ambisi akan menggulingkan rezim Mojtaba Khamenei.
KORPS Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan peningkatan eskalasi militer besar-besaran dengan menyiapkan rudal berhulu ledak satu ton.
Garda Revolusi Iran (IRGC) bersumpah tidak akan berhenti menyerang pangkalan AS dan Israel sampai musuh dikalahkan total. Simak update situasi terbaru di sini.
Iran menuding Amerika Serikat dan Israel melakukan aksi terorisme dan pembunuhan terencana terhadap Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Majelis Ulama Indonesia menyampaikan duka atas korban konflik Timur Tengah dan menyerukan penghentian aksi militer selama Ramadan, serta mendorong diplomasi damai melalui PBB.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah Indonesia keluar dari Board of Peace menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Menlu RI Sugiono di sidang DK PBB New York menegaskan komitmen solusi dua negara, soroti krisis kemanusiaan Gaza dan kebijakan Israel di Tepi Barat.
Menlu RI Sugiono bertemu Menlu Pakistan, Mesir, dan Yordania di sela sidang DK PBB New York, dorong gencatan senjata Gaza dan solusi dua negara Palestina.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved