Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
UTUSAN Yordania di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Mahmoud Daifallah Hmoud mengatakan kepada Dewan Keamanan (DK) bahwa warga Palestina di Gaza menghadapi pilihan yang salah. Pemindahan paksa yang diperintahkan Israel kepada warga Gaza merupakan bagian dari kejahatan.
“Entah Anda mati di utara Gaza atau dipindahkan ke selatan Gaza, untuk dibunuh juga di sana. Dewan tidak seharusnya menerima hal ini. Bukankah sudah waktunya bagi dewan untuk mengatakan kepada Israel bahwa kehidupan manusia adalah suci, terlepas dari agama, etnis atau asal usul seseorang?” kata dia.
Sementara Analis Politik Palestina Omar Baddar mengatakan orang-orang di seluruh dunia menyaksikan pembantaian di Gaza. Penduduk dunia yang masih memiliki moral merasa tragedi ini harus segera diakhiri.
Baca juga: Presiden Prancis Serukan Gencatan Senjata di Gaza
“Mereka melihat bahwa situasi kemanusiaan di Gaza benar-benar hancur, dan bukan karena kecelakaan akibat perang, tapi memang disengaja,” kata Baddar.
Politisi Israel sangat eksplisit mengenai fakta mereka dengan sengaja memutus aliran air, makanan, dan listrik bagi seluruh penduduk sipil. Ini adalah kejahatan perang. Pemerintah Israel bermaksud untuk melanjutkan seolah-olah tidak akan terjadi apa-apa selama mereka mendapat dukungan dari Amerika Serikat. "Sayangnya, sepertinya dukungan itu masih utuh,” keluhnya.
Baca juga: Al-Azhar Mesir Gelar Wisuda Ribuan Mahasiswa "Angkatan Gaza"
Israel bak tuli juga buta dengan bencana kemanusiaan yang ditimbulkan di Gaza. Negeri Zionis itu mengabaikan seruan penghentian kebiadabannya.
Serangan Israel di Jalur Gaza terus dilancarkan selama Senin (30/10). Sebuah bangunan tempat tinggal rata dengan tanah tepat di tempat kami berada di kota Khan Younis. Rumah tempat tinggal lainnya hancur di selatan distrik Rafah.
Serangan juga berlanjut tanpa henti di sekitar Rumah Sakit Al-Aqsa, yang menyebabkan pemadaman listrik di wilayah tersebut. Serangan juga berlanjut di halaman Rumah Sakit Indonesia di utara Jalur Gaza yang sudah tiga kali diserang.
Penting juga untuk disebutkan bahwa rumah sakit ini menampung ribuan warga Palestina yang mengungsi dari rumah mereka. Tempat ini sebagai tempat berlindung yang aman bagi mereka. (Aljazeera/Z-3)
Iran menuding Amerika Serikat dan Israel melakukan aksi terorisme dan pembunuhan terencana terhadap Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Majelis Ulama Indonesia menyampaikan duka atas korban konflik Timur Tengah dan menyerukan penghentian aksi militer selama Ramadan, serta mendorong diplomasi damai melalui PBB.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah Indonesia keluar dari Board of Peace menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Menlu RI Sugiono di sidang DK PBB New York menegaskan komitmen solusi dua negara, soroti krisis kemanusiaan Gaza dan kebijakan Israel di Tepi Barat.
Menlu RI Sugiono bertemu Menlu Pakistan, Mesir, dan Yordania di sela sidang DK PBB New York, dorong gencatan senjata Gaza dan solusi dua negara Palestina.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Tim pencari fakta PBB melaporkan kondisi memprihatinkan warga sipil Iran yang terjepit di antara serangan udara AS-Israel dan represi pemerintah yang kian sistematis.
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
Duta Besar Iran untuk PBB menuduh serangan udara AS dan Israel sengaja menargetkan area residensial. Ribuan bangunan hancur dan ancaman hujan asam mengintai.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved