Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA pada Senin (30/10) menyalahkan campur tangan eksternal atas kerusuhan anti-Israel yang menutup bandara di wilayah mayoritas Muslim di Dagestan pada hari sebelumnya.
"Peristiwa kemarin di bandara Makhachkala, sebagian besar, merupakan akibat dari campur tangan eksternal," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan.
Polisi Rusia pada Senin mengatakan mereka telah menangkap 60 orang yang dicurigai menyerbu bandara. Mereka berusaha menyerang penumpang Yahudi yang datang dari Israel.
Baca juga: Prancis Kecam Aksi Pemukim Israel yang Serang Warga Palestina di Tepi Barat
Lusinan pengunjuk rasa, banyak dari mereka meneriakkan, "Allahu akbar," (Tuhan Maha Besar), mendobrak pintu dan penghalang di bandara Makhachkala pada Minggu. Beberapa di antara mereka menyerbu ke landasan pacu.
"Dengan latar belakang tayangan TV yang menunjukkan kengerian yang terjadi di Jalur Gaza--kematian banyak orang, anak-anak, orang tua--sangat mudah bagi musuh untuk mengambil keuntungan dan memprovokasi situasi tersebut," kata Peskov kepada wartawan, Senin.
Baca juga: Militan di Libanon Lancarkan Serangan Rudal ke Israel
Kremlin tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai klaimnya mengenai campur tangan eksternal.
Media pemerintah sebelumnya mengutip pernyataan gubernur Dagestan yang mengatakan, "Para penggagas aksi ini ialah musuh kami yang mengorganisasi aksi ini dari wilayah Ukraina."
Baca juga: Rusia Tutup Bandara Dagestan yang Diserbu Massa
Menanggapi peristiwa tersebut, Presiden Vladimir Putin dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan para penasihat utamanya, termasuk menteri pertahanan dan kepala intelijen, pada Senin untuk membahas, "Upaya Barat menggunakan peristiwa di Timur Tengah untuk memecah belah masyarakat Rusia," kata Peskov. (AFP/Z-2)
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Milisi Houthi Yaman resmi bergabung dalam perang dengan meluncurkan rudal balistik ke Israel selatan. IDF klaim berhasil cegat serangan yang sasar area Beer Sheba.
Hubungan Netanyahu dan Kepala Mossad David Barnea dikabarkan retak akibat saling tuding terkait akurasi intelijen perang Iran dan isu kebocoran informasi di pusat keamanan.
Penutupan dilakukan setelah serbuan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, dengan alasan arahan Komando Front Dalam Negeri melarang adanya kerumunan besar.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Komandan Polisi Dubai Dhahi Khalfan desak negara Teluk perkuat hubungan dengan Israel dan Barat, serta kritik negara Arab lain di tengah perang regional melawan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved