Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
UTUSAN khusus Tiongkok untuk Timur Tengah Zhai Jun menyerukan gencanan senjata dalam konflik Israel-Hamas kala menghubungi pejabat Palestina via telepon. Hal itu diungkapkan Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Rabu (11/10).
Ribuan orang telah tewas sejak Hamas melancarkan serangan ke Israel pada Sabtu (7/10), serangan paling mematikan ke wilayah Israel dalam 75 tahun keberadaan 'Negeri Zionis' itu.
Zhai, Rabu (11/10), berbicara kepada Wakil Menteri Luar Negeri Otoritas Palestina Amal Jadou dan mengatakan Tiongkok khawatir dengan meningkatnya konflik di kawasan itu dan prihatin dengan memburuknya situasi keamanan dan kemanusiaan di Palestina.
Baca juga: Hizbullah Akui Mereka Tembakkan Rudal dari Libanon ke Israel
"Prioritas utama adalah gencatan senjata dan perlindungan warga sipil," tegas Zhai.
Zhai, Selasa (10/10), berbicara dengan Wakil Menteri Urusan Palestina Mesir dan mengatakan Tiongkok ingin bekerja sama dengan Kairo untuk meredakan konflik antara Israel dan Hamas.
Dia kemudian menegaskan Tiongkok mendukung implementasi solusi dua negara.
Baca juga: Ketidaknyamanan Negara-Negara Arab Sekutu Israel Lihat Perang Gaza
Beijing, selama beberapa bulan terakhir, menempatkan diri sebagai mediator di kawasan Timur Tengah. Pada Maret lalu, mereka sukses merestorasi hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Iran. (AFP/Z-1)
PARA pakar hak asasi manusia PBB menyuarakan kekhawatiran, kemarin, atas laporan penghilangan paksa warga Palestina yang kelaparan mencari makanan di lokasi distribusi oleh GHF.
Anak-anak Palestina di Jalur Gaza akan kehilangan akses pendidikannya selama tiga tahun beruntun akibat blokade dan agresi Zionis Israel yang hingga kini masih terjadi.
Israel menghancurkan lebih dari 1.500 rumah di lingkungan Al Zeitoun, Kota Gaza, Palestina, sejak melancarkan operasi darat awal bulan ini.
Tidak ada lagi bangunan yang tersisa di bagian selatan wilayah tersebut setelah Israel menyetujui rencana pendudukan Gaza pada awal bulan ini.
ISRAEL menghadapi gelombang kecaman internasional setelah serangkaian serangan di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza selatan, pada Senin (25/8).
Hingga kini, serangan militer Israel di Gaza masih berlangsung di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera.
Mantan PM Inggris Tony Blair hadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump, membahas rencana pascaperang di Gaza.
MILITER Israel pada Selasa (26/8) waktu setempat mengakui serangan udara yang menewaskan lima jurnalis di sebuah rumah sakit di Gaza Selatan
ISRAEL menuai gelombang kecaman internasional setelah serangan udara menghantam Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Gaza Selatan, pada Senin (25/8) waktu setempat.
RIBUAN warga Israel kembali turun ke jalan di Tel Aviv pada Selasa (26/8) waktu setempat.
IDF mengaku melakukan serangan ganda ke Rumah Sakit Nasser di Khan Younis yang menewaskan sedikitnya 20 orang, Senin (25/8).
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan dimulainya pembicaraan dengan kelompok Hamas guna membebaskan para sandera yang masih ditahan di Jalur Gaza.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved