Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK kembali memperingatkan akan adanya cuaca ekstrem yang melanda negara ini. Padahal, terjangan angin puting beliung di Kota Suqian bagian timur telah memakan sedikitnya lima orang tewas dan melukai empat orang lainnya.
Dilaporkan tornado menghantam Suqian di Provinsi Jiangsu pada Selasa (19/9) sore. Stasiun televisi pemerintah CCTV menyebut kondisi ini adalah kejadian terbaru dari serangkaian peristiwa cuaca ekstrem yang melanda negara tersebut.
Meskipun Tornado tersebut berlangsung singkat namun gambar-gambar yang beredar di media sosial menunjukkan mobil-mobil yang terbalik, kabel listrik dan pepohonan yang tergeletak di jalan, serta atap-atap rumah dalam kondisi hancur berantakan.
Baca juga: Joe Biden Kunjungi Reruntuhan Tornado di Mississippi
"Saya berada di depan pintu dan menyaksikan angin, perangkat energi surya dan pepohonan beterbangan di udara," tulis seorang pengguna di platform media sosial Weibo.
"Selama dua menit, saya tercengang,” ujarnya.
Media pemerintah mengatakan lebih dari 5.500 orang terkena dampak angin puting beliung dan 1.800 rumah rusak atau hancur.
Angin kencang dan hujan lebat juga menghancurkan ladang-ladang tanaman.
Peringatan cuaca juga dikeluarkan pada Rabu (20/9) untuk wilayah barat daya Chongqing, beberapa daerah di barat daya Guizhou, Hunan selatan, Anhui timur dan Hubei tengah.
Diketahui Tiongkok mengalami hujan lebat dan suhu panas yang memecahkan rekor dan bersejarah selama berminggu-minggu pada musim panas ini. Terkait kondisi itu, para ilmuwan mengatakan bahwa cuaca yang tidak menentu ini diperparah oleh perubahan iklim.
Seluruh desa di Jiangsu rata dengan tanah dan setidaknya 98 orang tewas pada tahun 2016 setelah wilayah ini dilanda badai dengan angin berkekuatan topan dan angin puting beliung terburuk dalam setengah abad terakhir. (aljazeera/Z-10)
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, sedikitnya 10 rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
ANGIN puting beliung secara tiba-tiba menerjang wilayah Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (28/3).
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
Ahli gizi ingatkan calon jemaah haji atur pola makan dan hidrasi sebulan sebelum berangkat. Fokus protein rendah lemak dan asupan cairan 2 liter untuk stamina prima.
BMKG memperingatkan hujan lebat, petir, dan angin kencang berpotensi melanda Sulawesi Utara hingga Jumat, dengan Bolmong Raya jadi wilayah paling rawan.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, meski Indonesia mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.
Angin puting beliung akibat cuaca ekstrem melanda dua desa di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan mengakibatkan kerusakan pada 27 rumah warga di Kecamatan Cikarang Pusat dan Cikarang Selatan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, sedikitnya 10 rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
Fenomena yang rutin terjadi pada bulan Maret dan September ini menyebabkan intensitas radiasi matahari di wilayah Kalimantan mencapai titik maksimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved