Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK telah meluncurkan latihan militer udara dan laut di sekitar perairan Taiwan. Mereka mengirimkan peringatan keras kepada pasukan separatis di pulau tersebut menyusul kunjungan Wakil Presiden Taiwan William Lai ke Amerika Serikat (AS) pekan lalu.
Taiwan menanggapi latihan militer itu dan menyoroti mentalitas militeristik Beijing. Taiwan mengerahkan pesawat tempur, kapal angkatan laut, dan sistem rudal darat untuk memantau pasukan Tiongkok.
Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat, yang bertanggung jawab atas wilayah di sekitar Taiwan, mengatakan mereka melakukan patroli kesiapan tempur angkatan laut dan udara gabungan di sekitar Taiwan.
Baca juga: Taiwan Kecewa Rudal Buatan AS Meledak Sebelum Capai Sasaran
Komando Timur menjelaskan latihan tersebut berfokus pada koordinasi kapal-pesawat untuk menguji kemampuan merebut kendali atas ruang udara dan laut, serta untuk menguji kemampuan tempur.
"Patroli dan latihan ini berfungsi sebagai peringatan keras terhadap kolusi separatis 'kemerdekaan Taiwan' dengan unsur-unsur asing dan provokasi mereka," kata juru bicara komando timur kepada kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua.
Stasiun televisi pemerintah CCTV melaporkan bahwa kapal-kapal yang dilengkapi dengan rudal dan jet tempur terlibat dalam operasi tersebut dan unit-unit tersebut bekerja sama untuk melakukan simulasi pengepungan terhadap Taiwan.
Baca juga: Tiongkok Janji Tindak Tegas Kunjungan Wapres Taiwan ke AS
Kecaman Taiwan
Kementerian pertahanan Taiwan dengan cepat mengecam latihan tersebut. Namun pihaknya telah mengerahkan pasukan yang tepat untuk merespons dan memiliki kemampuan, tekad, dan kepercayaan diri untuk memastikan keamanan nasional.
"Peluncuran latihan militer kali ini tidak hanya tidak membantu perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, tetapi juga menyoroti mentalitas militeristik (Tiongkok)," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
Kementerian tersebut kemudian melaporkan sebanyak 42 pesawat terbang dan delapan kapal Tiongkok terlibat dalam latihan tersebut. Ada 26 pesawat terbang telah melintasi garis tengah yang memisahkan kedua sisi Selat Taiwan dan sebelumnya merupakan perbatasan tidak resmi antara kedua belah pihak.
Pesawat tempur Taiwan, sistem rudal darat dan kapal angkatan laut telah dikerahkan untuk memantau latihan tersebut.
(Aljazeera/Z-9)
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Trump setuju berbicara dengan pemimpin baru Iran. Teheran terbuka untuk upaya serius meredakan ketegangan, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Amerika Serikat konfirmasi 3 anggota militer tewas dan 5 luka-luka akibat operasi terhadap Iran. USS Abraham Lincoln aman meski misil diluncurkan.
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Tiongkok mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Pengiriman karyawan Indonesia itu sekaligus juga merupakan kiat investor untuk lebih memastikan kesiapan operasional pabrik di Batang sesuai standar global.
AHLI biologi dari Hebei University, Tiongkok, Ming Li bersama rekan-rekannya melakukan penelitian dan menemukan bahwa rambut bisa mendeteksi Parkinson
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved