Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
GANGGUAN sinyal menyebabkan sejumlah rangkaian kereta bawah tanah, Matro Paris, Prancis berhenti beroperasi. Kejadian ini terjadi di jam pulang kerja, pukul 18:00 waktu setempat, Rabu (15/6).
Ratusan penumpang terjebak di dalam lima rangkaian kereta bawah tanah yang berhenti dengan seluruh pintunya terkunci. Hampir selama satu jam mereka berdesakan dalam keterbatasan udara yang memanas.
Baru sekitar pukul 19:50 waktu setempat, tim evakuasi berhasil membuka satu per satu pintu gerbong. Kelima rangkaian kereta yang disesaki mayoritas penumpangnya pulang dari tempat bekerja itu terhenti di satu jalur yang sama.
Baca juga: KAI Cabut ATuran Wajib Masker, Penumpang Dihimbau Tetap Lengkapi Dosis Vaksin
"Kami terjebak dalam panas yang tak tertahankan," kata seorang penumpangnya Oussama El Cherif, 19 tahun, kepada AFP.
Setelah menunggu proses evakuasi kereta yang berada di antara dua stasiun ini, dia bergabung dengan beberapa penumpang lain untuk berjalan di sepanjang rel. Sekitar 125 agen operator kereta bawah tanah Prancis, RATP, dikerahkan untuk menangani insiden tersebut.
Baca juga: Mulai Hari Ini, Penumpang KRL Commuterline Bebas dari Masker
Insiden ini juga menyebabkan efek domino dengan sejumlah jadwal kereta bawah tanah yang melalui jalur empat ini ditunda. Gangguan sinyal yang melatarbelakangi peristiwa ini disebabkan oleh sebuah tas yang tersangkut di pintu salah satu gerbong di stasiun Cité.
Insiden ini memicu alarm dan penghentian lalu lintas kereta bawah tanah. Kereta bawah tanah di seluruh metro Paris pun ikut terganggu, termasuk jalur 13 terhenti dari pukul pukul 20:30-22:00 karena kerusakan sistem.
Sejumlah rangkaian kereta yang terparkir di jalur sibuk ini pun membuat sistem lalu lintas di pinggiran utara Seine-Saint-Denis pun terganggu. Termasuk mengganggu lalu lintas di jalur B dan D RER (kereta komuter pinggiran kota Paris).
Pengguna media sosial membagikan rekaman penumpang yang berdesakan di dalam gerbong dan menyatakan keprihatinan terhadap penumpang lansia dan bayi. RATP menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan terdalam atas insiden ini.
Kepala Eksekutif Operator RATP sekaligus mantan Perdana Menteri Prancis Jean Castex telah meminta penyelidikan internal untuk menentukan penyebab insiden luar biasa ini. Metro Paris yang ikonik adalah salah satu sistem transit perkotaan tertua di dunia yang ditampilkan dalam banyak film.
Tetapi keluhan dilontarkan sejumlah penggunanya atas lambatnya modernisasi infrastrukturnya. Insiden tersebut juga menimbulkan kekhawatiran tentang kelaikan sistem transportasi utama Paris ini menjelang masuknya lebih dari 10 juta pengunjung Olimpiade Paris 2024.
Upaya modernisasi sedang berlangsung dengan jalur empat secara bertahap diotomatisasi. Presiden Prancis Emmanuel Macron tahun lalu memilih Castex memimpin RATP. Castex memiliki reputasi sebagai pemecah masalah dan insiden ini menjadikannya pembuktian. (AFP/Z-10)
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Pemerintah Prancis mengerahkan kapal-kapal angkatan laut, termasuk kelompok serang kapal induknya ke Mediterania,
Secara keseluruhan, Prancis akan mengerahkan delapan kapal perang, kelompok kapal induk, dan dua kapal induk helikopter ke wilayah tersebut.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Langkah ini diambil seiring dengan upaya AS dalam menjalankan kampanye bersama dengan Israel melawan Iran.
Presiden Macron nyatakan solidaritas untuk Spanyol setelah Trump ancam putus perdagangan akibat penolakan penggunaan pangkalan militer untuk serangan ke Iran.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Rosatom evakuasi ratusan pekerja dan keluarga dari PLTN Bushehr, Iran. Pembangunan Unit 2 dan 3 dihentikan sementara akibat situasi keamanan yang kian membahayakan.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan sebanyak 15 warga negara Indonesia (WNI) di Teheran, Iran, menyatakan kesiapan untuk dievakuasi menyusul memanasnya konflik Timur Tengah.
Menlu Sugiono memastikan pemerintah mulai menyiapkan langkah evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran di tengah eskalasi konflik Timur Tengah.
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah wilayah di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved