Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK delapan dokumen deklarasi disepakati para pemimpin Negara ASEAN di hari pertama KTT ke-42 ASEAN, Rabu (10/5). Itu termasuk mengenai melawan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan perlindungan hak pekerja migran.
Selain itu, ada pula dokumen mengenai ekonomi, yakni pengembangan ekosistem kendaraan listrik, dan mendorong transaksi dengan mata uang lokal untuk internal ASEAN.
Untuk mata uang lokal internal ASEAN, para pemimpin menyatakan ASEAN berkomitmen untuk memajukan konektivitas pembayaran regional dengan memanfaatkan peluang yang ada.
Baca juga: Hari Kedua KTT ASEAN, Presiden Joko Widodo Pimpin Dua Agenda Pertemuan
"Juga mendorong penggunaan mata uang lokal untuk transaksi lintas batas di kawasan dan mendukung pembentukan gugus tugas untuk menjajaki pengembangan Kerangka Transaksi Mata Uang Lokal ASEAN," kata dokumen yang disepakati itu.
Sedangkan untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik, para pemimpin menegaskan peran adopsi kendaraan listrik sebagai bagian dari ASEAN dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.
Baca juga: Pemimpin ASEAN Kompak Dukung Hak-hak Buruh Migran
"ASEAN berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik regional yang melibatkan seluruh negara anggota ASEAN yang mendukung adopsi kendaraan listrik dan peningkatan industri kendaraan listrik di ASEAN," tambah kesepakatan tersebut.
Para pemimpin bahkan sepakat untuk melakukan penjajakan kerja sama dan kolaborasi pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Mereka juga mengadopsi deklarasi mengenai inisiatif kesehatan kawasan. Terkait hal ini, para pemimpin mengakui pendekatan One Health.
Mereka berkomitmen membangun ASEAN One Health Network yang didukung Sekretariat ASEAN. Tujuannya untuk mengembangkan dan memperkuat kolaborasi multisektoral, termasuk membangun hubungan dengan mekanisme nasional yang ada dan potensial dari negara anggota ASEAN.
Selain itu, para pemimpin menyepakati dokumen pernyataan untuk pengembangan Visi Masyarakat ASEAN setelah 2025 dan memperkuat kapasitas ASEAn dan keefektifan kelembagaan organisasi.
Ada pula dokumen tentang pendirian jaringan desa ASEAN yang turut disepakati para pemimpin. Mereka juga mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serangan terhadap konvoi bantuan kemanusiaan AHA Center di Myanmar pekan ini. Para pemimpin meminta agar pelaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. (Z-3)
Setelah kepulangan korban, Pemkab Tasikmalaya juga melakukan pendampingan hingga pemulihan korban.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
POLRI menyebutkan modus TPPO yang melibatkan korban WNI di Kamboja. Menurut Polri WNI korban TPPO itu dijadikan pekerjaan operator komputer.
Para korban sudah mulai kehabisan bekal untuk bertahan hidup. Mereka masih terus menunggu respon dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja.
Perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di luar negeri menjadi isu mendesak di tengah tingginya kerentanan terhadap eksploitasi HAM.
Pelaku kejahatan TPPO sering menipu korbannya dengan tawaran pekerjaan di luar negeri ditambah gaji dan kehidupan yang terbilang makmur.
Tingginya kasus perdagangan orang di daerah tersebut merupakan dampak dari tidak terpenuhinya hak dasar warga.
Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan sebanyak 100 balai latihan kerja akan didirikan.
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding menegaskan pentingnya upaya pencegahan eksploitasi pekerja migran Indonesia.
LIMA pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Lembata, Kamis (24/10) menyampaikan gagasan, strategi, visi, misi, serta keberpihakannya pada isu buruh migran.
Isu tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang mengemuka belakangan ini merupakan salah satu dari hasil perjuangan aktivis buruh migran.
Renstras BP2MI diharapkan jawab tantangan pekerja migran di masa depan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved