Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia terus menyelamatkan rakyatnya yang terkepung perang saudara di Sudan. Kini ada 300 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi menuju ke Port Sudan. Mereka menyusul 542 WNI yang lebih dulu diberangkatkan dari Port Sudan menuju Jeddah, Arab Saudi.
"Tahap II (evakuasi) sekarang dilakukan terhadap 300-an orang. Mereka sedang dalam proses ke Port Sudan," kata Konsul Jenderal RI Jeddah Eko Hartono kepada Media Indonesia, Rabu (26/4).
Eko mengatakan 300 WNI itu diperkirakan tiba di Jeddah pada Rabu ini. Pihaknya telah menyediakan hotel untuk menampung WNI yang dievakuasi dari Sudan.
Baca juga:
> Gencatan Senjata di Sudan Seolah Mimpi di Siang Bolong
> WHO: Konflik di Sudan Renggut 459 Nyawa
"Kita sediakan beberapa hotel untuk saudara kita yang dievakuasi dari Sudan," paparnya.
Menurut Eko setelah beristirahat di Jeddah para WNI yang berhasil dievakuasi itu secara bertahap akan dipulangkan ke Tanah Air. "Diharapkan sekitar dua sampai tiga hari saja transit di Jeddah. Kasihan kalau lama (transit)," pungkasnya.
Sementara itu Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengirimkan 39 prajurit TNI yang dipimpin oleh Kolonel Pnb Noto Casnoto (Dan Wing I Halim PK) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Evakuasi WNI, dengan menggunakan Pesawat TNI AU Boeing 737.
Baca juga:
> Umat Muslim di Sudan Lebaran di Tengah Perang
> 30 Warga Spanyol Dievakuasi dari Sudan
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, telah melepas secara resmi Satgas Evakuasi WNI di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (24/4). Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyebut konflik bersenjata di Sudan sudah semakin mengkhawatirkan kondisi ini dapat membahayakan keselamatan WNI yang saat ini berada di Sudan, sehingga diperlukan kehadiran TNI guna menyelamatkan WNI tersebut.
Dia menambahkan bahwa hal ini sesuai dengan salah satu tugas pokok yang diamanatkan kepada TNI yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan di mana pun mereka berada.
Panglima TNI mengaku misi evakuasi seperti ini bukan yang pertama kali dilaksanakan oleh TNI. Pada 2021, TNI melaksanakan misi yang sama di Afghanistan dan Ukraina pada Maret 2022 lalu. (Z-6)
Dalam unggahan terbarunya di Truth Social, Trump mengklaim bahwa Departemen Luar Negeri memindahkan ribuan orang dari berbagai negara di Timur Tengah.
Otoritas Seoul telah menetapkan peringatan Level 4 untuk seluruh wilayah Iran.
Menlu periode 2001-2009 Noer Hassan Wirajuda menilai eskalasi serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memperlihatkan kian rapuhnya tatanan global berbasis aturan
JAUH-JAUH hari David Harvey (1989) dalam bukunya, The Condition of Postmodernity, telah menjelaskan dampak kondisi global ekonomi sebuah negara.
Perang akan memicu krisis pangan, disrupsi energi, gelombang pengungsi, kemiskinan ekstrem, pelanggaran hak asasi manusia, serta instabilitas ekonomi global.
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan sebanyak 15 warga negara Indonesia (WNI) di Teheran, Iran, menyatakan kesiapan untuk dievakuasi menyusul memanasnya konflik Timur Tengah.
Menlu Sugiono memastikan pemerintah mulai menyiapkan langkah evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran di tengah eskalasi konflik Timur Tengah.
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah wilayah di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang.
Pemkot Bandung memberi bantuan yang difokuskan pada upaya evakuasi korban serta operasional dapur umum bagi warga terdampak bencana longsor di Cisarua
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved