Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
MILITER Ukraina dibantu warga mengumpulkan satu persatu jenazah tentara Rusia yang gugur untuk dipulangkan kembali ke Rusia. Terdapat ribuan pasukan Rusia yang tertinggal saat dipaksa keluar dari wilayah Ukraina.
Proses pencarian jenazah tentara Rusia di Ukraina dimulai dari daerah-daerah yang sebelumnya sempat dikuasai oleh Rusia. Ratusan telah dikumpulkan, dan ratusan lainnya masih berada di rawa-rawa dan parit-parit.
Baca juga : Serangan Rudal Rusia di Kota Zaporizhzhia Tewaskan Ayah dan Anak
"Semua mayat yang kami temukan, kami siap untuk menyerahkannya untuk ditukar dengan mayat kami. Saya hanya memohon kepada keluarga mereka untuk memulai gerakan protes," kata Jurist, seorang perwira kerja sama militer-sipil di Angkatan Darat Ukraina yang lebih suka menggunakan nama panggilan militernya.
Baca juga : Doa Paus untuk Ukraina, Israel-Palestina hingga Rohingya
Harapannya, kesadaran yang lebih besar akan tingginya angka korban jiwa dapat mengurangi dukungan terhadap perang di Rusia.
Jenazah tentara Rusia yang gugur dikumpulkan dan dibawa ke kamar jenazah untuk diidentifikasi dan akhirnya dikembalikan ke keluarga mereka di Rusia untuk ditukar dengan mayat pasukan Ukraina.
Pemindahan dan identifikasi jenazah mencegah pencemaran lingkungan dan menyediakan bukti untuk pengadilan kejahatan perang di masa depan. (AFP/Z-8)
AS setujui penjualan 3.350 rudal ERAM ke Ukraina dengan nilai US$825 juta.
Sebanyak 21 orang, termasuk empat anak tewas saat Kyiv dibombardir oleh serangan udara Rusia.
UKRAINA melaporkan berhasil menembak jatuh 74 dari total 95 pesawat nirawak yang diluncurkan Rusia. Moskow menyatakan pasukan pertahanannya menghancurkan 26 UAV Ukraina.
PERTEMUAN antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin Jumat (15/8) disebut sebagai langkah penting menuju perdamaian di Ukraina.
Ukraina mengaku rusia telah menyerang kawasan industri timur Dnipropetrovsk.
Presiden AS Donald Trump mengirim pesan dukungan kepada Ukraina yang merayakan Hari Kemerdekaan ke-34.
Donald Trump menilai Ukraina tidak seharusnya memulai perang dengan Rusia karena ketimpangan kekuatan.
Rusia menyerang Ukraina dengan 60 Shahed buatan Iran dan peswat nirawak (drone) lainnya, serta sebuah rudal Iskander, sementara Kyiv meluncurkan 46 pesawat nirawak ke negara itu.
Steve Witkoff, utusan kepercayaan Presiden Donald Trump, bertolak ke Moskow untuk bertemu pejabat
ISTANA kepresidenan Rusia, Kremlin, pada Selasa (22/7) mengatakan bahwa Moskow berharap putaran perundingan damai antara Rusia-Ukraina berikutnya akan berlangsung pekan ini.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mendukung tanpa syarat terhadap Rusia dalam perang di Ukraina.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mungkin memiliki sudut pandangnya sendiri tentang situasi di Ukraina. Akan tetapi bagi Rusia ini soal kepentingan nasional dan masa depan negara.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved