Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA telah memulai latihan dengan sistem rudal balistik antarbenua (ICBM) Yars dan beberapa ribu tentara. Unjuk aksi ini dinilai sebagai upaya lain dari Moskow untuk memamerkan kekuatan nuklirnya.
"Secara keseluruhan, lebih dari 3.000 personel militer dan sekitar 300 peralatan terlibat dalam latihan ini," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan di layanan pesan Telegram pada hari Rabu (29/3).
Presiden Rusia Vladimir Putin ingin menjadikan sistem rudal Yars untuk menggantikan sistem Topol, sebagai bagian dari senjata tak terkalahkan Rusia dan komponen andalan dari persenjataan nuklirnya.
Baca juga: Putin Siap Tempatkan Senjata Nuklir Taktis di Belarus, AS Bereaksi Hati-hati
Dilansir Al Jazeera, Kementerian Pertahanan Rusia menyebut selama latihan, sistem rudal Yars akan melakukan manuver di tiga wilayah Rusia, tanpa menyebutkan wilayahnya.
"Pasukan rudal strategis akan melakukan serangkaian tindakan untuk menyamarkan dan melawan sarana pengintaian udara modern dengan bekerja sama dengan formasi dan unit-unit Distrik Militer Pusat dan Pasukan Kedirgantaraan," kata kementerian itu.
Daya Jangkau Rudal Yars Capai 12.000 Km
Ada beberapa karakteristik taktis dan teknis yang telah dikonfirmasi dari ICBM bergerak Yars, yang dilaporkan memiliki jangkauan operasional 12.000 km (7.500 mil) dan dapat membawa beberapa hulu ledak nuklir.
Menurut para blogger militer, sistem ini dapat membawa beberapa hulu ledak nuklir yang dapat ditargetkan secara independen dan dapat dipasang di pengangkut truk atau ditempatkan di silo.
Baca juga: Rusia akan Nyatakan Perang ke Negara yang Berani Tangkap Putin
Sejak meluncurkan invasinya ke Ukraina pada Februari tahun lalu, Rusia telah melakukan banyak latihan militer sendiri atau dengan negara lain, seperti Tiongkok atau Afrika Selatan.
Rusia juga telah meningkatkan pelatihan militer dengan Belarusia, yang berbatasan dengan Rusia dan Ukraina, melakukan serangkaian latihan komprehensif selama setahun terakhir. (Aljazeera/Fer/S-4)
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya peran satuan-satuan tempur sebagai fondasi utama kekuatan pertahanan nasional.
PRESIDEN Xi Jinping melakukan penyelidikan antikorupsi terhadap sejumlah petinggi militer, termasuk Jenderal senior Zhang Youxia, untuk memperkuat profesionalisme angkatan bersenjata.
Korban tewas protes Iran lampaui 5.100 jiwa. AS kirim armada tempur USS Abraham Lincoln saat militer Iran siaga tempur.
Nama pejabat dimaksud tidak disebutkan karena mereka tidak mendapat wewenang membahas rencana tersebut.
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Analisis invasi AS ke Venezuela: Trump tangkap Maduro demi kendali minyak dan wilayah strategis. Kebangkitan Doktrin Monroe picu ketegangan global dan protes domestik.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
AS mengumumkan sanksi terhadap 32 individu dan entitas di Iran, Uni Emirat Arab, Turki, Tiongkok, Hong Kong, India, Jerman, dan Ukraina, disebut terkait perogram senjata Iran.
KOREA Utara dilaporkan menyembunyikan rudal balistik antarbenua Intercontinental Ballistic Missile (ICBM) terbaru di sebuah pangkalan militer rahasia dekat perbatasan dengan Tiongkok.
Pada 6 Januari, Korea Utara sukses melakukan uji tembak rudal balistik hipersonik jarak menengah tipe baru. Kim Jong Un mengawasi uji tembak tersebut melalui sistem pemantauan.
Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak menengah menuju laut timurnya, saat Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengunjungi Seoul.
Moskow menembakkan rudal baru Oreshnik atau Pohon Hazel ke fasilitas militer Ukraina sebagai tanggapan atas serangan Kyiv terhadap Rusia dengan rudal buatan AS dan Inggris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved