Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Lima wartawan yang bekerja di radio dan televisi Ekuador menerima paket berisi bom pada Senin (20/3) waktu setempat. Satu dari lima paket bom itu meledak. Untungnya, wartawan penerima tidak mengalami cedera serius.
Kejaksaan Ekuador telah membuka penyelidikan atas kejahatan yang diklaim bagian dari terorisme itu. Sejauh ini motif dan pelaku tengah diselidiki. Alasan di balik penargetan lima wartawan juga dicari tahu.
Menteri Dalam Negeri Ekuador Juan Zapata mengatakan kelima amplop itu dikirim dari Provinsi Los Rios.
Baca juga: Bom Bunuh Diri Tewaskan Sembilan Polisi Pakistan
"Kelima paket itu memiliki kesamaan dan berasal dari Los Rios," kata Zapata.
Jurrnalis Lenin Artieda dari stasiun TV swasta Ecuavisa di Guayaquil menjadi salah satu target dari paket bom tersebut. Dia menerima sebuah amplop berisi perangkat penyimpanan dokumen yang meledak setelah dipasangkan ke komputer.
Baca juga: Ada Ancaman Bom, Lebih dari 60 Penerbangan di Jepang Dibatalkan
Kantor Kejaksaan Guayaquil juga mengatakan sebuah bom surat dikirim ke kantor TC Television. Menurut dugaan awal Zapata, aksi teror itu dilakukan untuk membungkam media massa.
"Ada pesan yang sangat jelas untuk membungkam jurnalis," terang Zapata.
Menurut dia, pemerintah Ekuador menolak segala bentuk kekerasan yang dilakukan terhadap jurnalis dan media. "Segala upaya untuk mengintimidasi jurnalisme dan kebebasan berekspresi adalah hal menjijikkan," tandasnya. (Z-11)
Seorang hakim federal AS mengecam keras penahanan Liam Conejo Ramos, 5, dan ayahnya di Texas. Hakim menyebut tindakan tersebut sebagai "nafsu kekuasaan yang kejam".
Pengadilan Ekuador menjatuhkan vonis berat kepada 11 tentara pelaku penghilangan paksa empat bocah di Guayaquil. Hakim sebut ini "kejahatan negara".
Sedikitnya 31 narapidana tewas di penjara El Oro, Ekuador, termasuk 27 yang ditemukan digantung setelah bentrokan antar geng pecah pada Minggu dini hari.
Presiden Ekuador Daniel Noboa selamat dari serangan massa yang melempari batu dan menembaki iring-iringan mobilnya di tengah aksi protes kenaikan harga BBM.
Bentrokan antar geng di penjara Esmeraldas, Ekuador, menewaskan sedikitnya 17 narapidana.
Menlu AS Marco Rubio mengatakan dua geng kriminal terbesar di Ekuador, Los Lobos dan Los Choneros, sebagai organisasi teroris asing.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan ancaman terorisme di Indonesia, pada kurun 2023 hingga 2025, konsisten dan adaptif.
Terdapat perbedaan fundamental dalam doktrin kerja antara kepolisian dan militer yang tidak dapat dicampuradukkan dalam menghadapi ancaman terorisme di ruang sipil.
Serangan drone Rusia menghantam kereta penumpang di Kharkiv, menewaskan sedikitnya 4 orang. Zelensky sebut serangan sipil ini murni aksi terorisme.
Frenchie Mae Cumpio divonis bersalah mendanai terorisme di Filipina. Kelompok pers menyebut kasus ini rekayasa untuk membungkam jurnalisme komunitas.
Mandat tersebut juga ditegaskan kembali dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.
Al Araf menilai draft Peraturan Presiden tentang Tugas TNI dalam Mengatasi Terorisme yang saat ini beredar mengandung persoalan inkonstitusional
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved