Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Pengaruh Trump Menguat, Ekuador Usir Seluruh Diplomat Kuba

Haufan Hasyim Salengke
05/3/2026 09:17
Pengaruh Trump Menguat, Ekuador Usir Seluruh Diplomat Kuba
Dua pertiga wilayah Kuba, termasuk Ibu Kota Havana, mengalami pemadaman listrik akibat terputusnya jaringan listrik nasional, menurut perusahaan listrik nasional UNE.(Yamil Lage/AFP)

KETEGANGAN diplomatik di kawasan Amerika Latin memanas setelah pemerintah Ekuador secara mengejutkan mengusir Duta Besar Kuba, Basilio Gutierrez, beserta seluruh staf diplomatiknya. Keputusan ini diambil di tengah wacana kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengusulkan "pengambilalihan secara bersahabat" (friendly takeover) terhadap Kuba.

Kementerian Luar Negeri Ekuador di bawah pemerintahan Presiden Daniel Noboa, Rabu (4/3) waktu setempat, menyatakan para diplomat Kuba sebagai persona non grata alias orang yang tidak diinginkan. Berdasarkan Pasal 9 Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik, mereka diberikan waktu hanya 48 jam untuk angkat kaki dari negara tersebut.

Aliansi Ekuador-AS Memanas

Meski otoritas Ekuador tidak memberikan alasan spesifik, langkah ini dipandang luas sebagai bentuk loyalitas Presiden Noboa terhadap sekutu dekatnya, Donald Trump. Sebelumnya, Trump memberikan sinyal kuat bahwa AS berniat meningkatkan tekanan drastis, bahkan mengisyaratkan aneksasi atau kendali langsung atas Kuba demi kepentingan keamanan regional.

Respons Keras Havana

Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez Parrilla, memberikan reaksi keras melalui platform X. Ia menyebut keputusan Ekuador sebagai langkah sepihak, sewenang-wenang, dan tidak beralasan.

"Bukan suatu kebetulan keputusan ini diambil di tengah intensifikasi agresi AS terhadap Kuba dan tekanan kuat dari pemerintah negara tersebut terhadap negara ketiga untuk bergabung dalam kebijakan tersebut," tegas Rodriguez.

Kuba meyakini bahwa langkah pengusiran ini merupakan hasil tekanan langsung dari Washington terhadap negara-negara tetangga di kawasan Amerika Latin untuk mengisolasi Havana secara total. Hingga saat ini, Ekuador belum memberikan konfirmasi apakah langkah ini akan berlanjut pada pemutusan hubungan diplomatik secara formal. (Al-Jazeera/B-3)

 

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya