Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN diplomatik di kawasan Amerika Latin memanas setelah pemerintah Ekuador secara mengejutkan mengusir Duta Besar Kuba, Basilio Gutierrez, beserta seluruh staf diplomatiknya. Keputusan ini diambil di tengah wacana kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengusulkan "pengambilalihan secara bersahabat" (friendly takeover) terhadap Kuba.
Kementerian Luar Negeri Ekuador di bawah pemerintahan Presiden Daniel Noboa, Rabu (4/3) waktu setempat, menyatakan para diplomat Kuba sebagai persona non grata alias orang yang tidak diinginkan.
Meski otoritas Ekuador tidak memberikan alasan spesifik, langkah ini dipandang luas sebagai bentuk loyalitas Presiden Noboa terhadap sekutu dekatnya, Donald Trump. Sebelumnya, Trump memberikan sinyal kuat bahwa AS berniat meningkatkan tekanan drastis, bahkan mengisyaratkan aneksasi atau kendali langsung atas Kuba demi kepentingan keamanan regional.
Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez Parrilla, memberikan reaksi keras melalui platform X.
"Bukan suatu kebetulan keputusan ini diambil di tengah intensifikasi agresi AS terhadap Kuba dan tekanan kuat dari pemerintah negara tersebut terhadap negara ketiga untuk bergabung dalam kebijakan tersebut," tegas Rodriguez.
Kuba meyakini bahwa langkah pengusiran ini merupakan hasil tekanan langsung dari Washington terhadap negara-negara tetangga di kawasan Amerika Latin untuk mengisolasi Havana secara total. Hingga saat ini, Ekuador belum memberikan konfirmasi apakah langkah ini akan berlanjut pada pemutusan hubungan diplomatik secara formal. (Al-Jazeera/B-3)
Hubungan diplomatik Gustavo Petro dan Daniel Noboa retak akibat insiden bom di perbatasan. Ekuador bantah masuk wilayah Kolombia, sebut Bogota lalai jaga batas.
Warga Ekuador menolak referendum yang membuka peluang kembalinya pangkalan militer asing.
Pemimpin geng narkotika di Ekuador, Wilmer “Pipo” Chavarría, ditangkap di Spanyol, setelah memalsukan kematian dan mengendalikan operasi kriminal dari Eropa.
Sedikitnya 31 narapidana tewas di penjara El Oro, Ekuador, termasuk 27 yang ditemukan digantung setelah bentrokan antar geng pecah pada Minggu dini hari.
Lima orang ditangkap usai dugaan upaya pembunuhan terhadap Presiden Ekuador Daniel Noboa.
Ia merujuk pada petugas Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) yang bertanggung jawab atas keamanan bandara.
Warga AS kini mengurangi belanja makanan untuk menutupi biaya bahan bakar yang melonjak tajam setelah Selat Hormuz diblokade oleh Iran.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi, meskipun tidak berani mengakuinya secara terbuka
Presiden AS Donald Trump resmi umumkan jadwal kunjungan ke Tiongkok untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan pertama dalam 10 tahun ini sempat tertunda akibat krisis Selat Hormuz.
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved