Selasa 14 Maret 2023, 14:07 WIB

Inggris Sebut Rusia dan Tiongkok Bikin Dunia Kacau dan Pecah Belah

Ferdian Ananda | Internasional
Inggris Sebut Rusia dan Tiongkok Bikin Dunia Kacau dan Pecah Belah

AFP/STR
Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak

 

Inggris memandang Tiongkok sebagai tantangan tersendiri bagi tatanan dunia saat ini. Pandangan Inggris pada Tiongkok tersebut muncul dalam makalah kebijakan Integrated Review (IR), yang dirilisa pada Senin, (13/3). Dalam makalah tersebut disebutkan kemitraan Tiongkok yang semakin dalam dengan Rusia membuat kondisi dunia dalam berbagai aspek dan geopolitik dunia ikut terpengaruh.

Dilansir dari Aljazeera, Selasa, (14/3), laporan setebal 63 halaman itu mempertegas bahasa dan posisi Inggris terhadap Beijing dan Moskow. Selain itu, juga menekankan ancaman sistematis dan eksistensial yang ditimbulkan oleh kedua negara tersebut terhadap Inggris, Eropa, dan tatanan dunia lebih luas yang berbasis pada aturan.

Meskipun tinjauan untuk tahun 2021 telah mengidentifikasi Rusia sebagai ancaman paling akut terhadap keamanan Inggris, tinjauan terbaru mencatat keamanan kolektif Inggris dan Eropa sekarang terikat dengan hasil perang Moskow di Ukraina dan menyangkal Rusia mendapatkan keuntungan strategis dari invasinya.

Baca juga: Inggris Kirim Tank Berat ke Ukraina, Rusia Beri Reaksi

"Invasi ilegal Rusia ke Ukraina, persenjataan pasokan energi dan makanan serta retorika nuklir yang tidak bertanggung jawab, dikombinasikan dengan sikap Tiongkok yang lebih agresif di Laut Tiongkok Selatan dan Selat Taiwan, mengancam untuk menciptakan dunia yang didefinisikan oleh bahaya, kekacauan, dan perpecahan," tulis Perdana Menteri Inggris, Richi Sunak, dalam kata pengantar untuk tinjauan tersebut.

“Laju perubahan geopolitik dan tingkat dampaknya terhadap Inggris dan rakyat kami tidak dapat diramalkan bahkan hingga tahun 2021, ketika tinjauan terakhir diterbitkan,” sebut Sunak.

Baca juga: Rishi Sunak: Era Emas Hubungan Inggris dan Tiongkok Sudah Berakhir

Kajian tersebut mencatat pemberian 2,3 miliar poundsterling dalam bentuk bantuan militer dan kemanusiaan oleh Inggris kepada Kyiv.

“Ratusan sanksi yang ditargetkan melalui koordinasi dengan para sekutunya, telah melemahkan mesin perang Rusia dan menggerakkan keadilan internasional untuk kejahatan perang Moskow yang mengerikan,” ujarnya.

Sunak mengatakan Tiongkok di bawah Partai Komunis Tiongkok (PKT) merupakan tantangan yang menentukan zaman dan sistemik dengan implikasi pada hampir semua bidang kebijakan pemerintah dan kehidupan sehari-hari masyarakat Inggris. Yang mengkhawatirkan bagi Inggris adalah Beijing telah memilih untuk terus memperkuat hubungannya dengan Rusia meskipun Moskow telah melakukan agresi terhadap Ukraina. Selain itu, Beijing juga terus mengabaikan komitmen internasional mengenai hak asasi manusia di Hong Kong, Xinjiang, dan Tibet.

(Z-9)

Baca Juga

AFP/Sahel

Pendiri Proyek Pendidikan Anak Perempuan Afghanistan Ditangkap

👤Ferdian Ananda 🕔Selasa 28 Maret 2023, 18:41 WIB
Matiullah Wesa, kepala PenPath dan advokat untuk pendidikan anak perempuan, ditangkap Taliban di Kabul pada hari Senin,...
Dok. AFP/Hartmann

Ukraina Terima Tank Tempur Leopard dan Challenger

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 28 Maret 2023, 16:13 WIB
Jerman dan Inggris telah mengirimkan paket pertama tank tempur ke Ukraina, yakni tank tempur Leopard dan...
AFP

Kim Jong Un Minta Ilmuwannya Membuat Senjata Nuklir Terkuat

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 28 Maret 2023, 15:45 WIB
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un meminta para ilmuwan negaranya untuk meningkatkan produksi senjata nuklir dan membangun senjata yang lebih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya