Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak mengakui kekalahannya dari Keir Starmer dalam Pemilu Inggris pada Kamis (4/7) waktu setempat atau Jumat (5/7) pagi. Dia mengatakan telah menelepon Keir untuk mengucapkan selamat atas kemenangannya.
Sunak mengatakan bertanggung jawab atas kekalahannya dari Partai Buruh dengan selisih suara yang cukup telak. Menurut proyeksi BBC terkini, pemimpin Partai Buruh menuju Downing Street dengan meraih mayoritas suara.
Berdasarkan jajak pendapat (Exit Poll), Partai Buruh diprediksi meraup sekitar 410 kursi, sementara Partai Konservatif hanya mendapatkan 131 kursi. Partai Demokrat Liberal diproyeksikan berada di posisi ketiga dengan 61 anggota parlemen.
Baca juga : Unggul di Exit Pool, Keir Starmer jadi PM Baru Inggris, Putus Dominasi Partai Konservatif
Rishi Sunak telah mengakui kekalahannya dan mengatakan kepada orang-orang yang hadir di tempat pemungutan suara: “Saya minta maaf.”
"Hari ini kekuasaan akan berpindah tangan dengan tertib dan damai. Malam ini. Ada banyak hal yang harus dipelajari dan direnungkan, dan saya bertanggung jawab atas kekalahan itu," katanya.
Beberapa menit setelah Sunak menyampaikan permohonan maaf, Keir Starmer kemudian menyampaikan pidato kemenangan di hadapan para pendukungnya yang bersorak-sorai di pusat kota London, dan menjanjikan “pembaruan nasional” setelah 14 tahun kekuasaan Konservatif.
“Anda berkampanye untuk itu, Anda memperjuangkannya, Anda memilihnya, dan sekarang saatnya telah tiba. Perubahan dimulai sekarang,” kata Starmer kepada staf Partai Buruh. “Rasanya menyenangkan, saya harus jujur… Inilah tujuannya. Partai Buruh yang telah berubah, siap mengabdi pada negara kita.”
Namun, Starmer memperingatkan bahwa memiliki mandat seperti ini disertai dengan tanggung jawab besar. (BBC/CNN/P-5)
Krisis kepemimpinan menghantam Sir Keir Starmer setelah Anas Sarwar memintanya mundur. Skandal hubungan Peter Mandelson dan Jeffrey Epstein jadi pemicu.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi krisis kepemimpinan terdalam. Setelah meminta maaf atas skandal Lord Mandelson, tekanan untuk mundur mulai muncul dari internal Partai Buruh.
PM Inggris Keir Starmer meminta maaf kepada korban Jeffrey Epstein atas penunjukan Lord Mandelson sebagai Dubes AS.
Lord Mandelson resmi mundur dari politik setelah dokumen terbaru mengungkap aliran dana dari Jeffrey Epstein dan dugaan pembocoran informasi rahasia negara.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap kedekatan Peter Mandelson dengan predator seksual Jeffrey Epstein, termasuk percakapan akrab setelah vonis tahun 2008.
Pengacara korban Jeffrey Epstein dan PM Keir Starmer mendesak Andrew Mountbatten-Windsor untuk bersaksi. Dokumen terbaru ungkap kebuntuan upaya hukum AS.
Perdana Menteri Keir Starmer mengumumkan susunan kabinet barunya menyusul kemenangan telak Partai Buruh dalam pemilu Inggris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved