Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN warga Israel memprotes kebijakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang berupaya melemahkan demokrasi. Pemimpin yang dianggap tokoh politik sayap paling kanan itu juga berencana memperluas aneksasi wilayah Palestina dan mengebiri Mahkamah Agung.
Demonstran yang melakukan aksi di Tel Aviv, Sabtu (7/1), itu membawa sejumlah spanduk bertuliskan 'demokrasi dalam bahaya' dan 'bersama melawan fasisme dan apartheid'.
Beberapa demonstran mengibarkan bendera Israel dan pelangi sementara yang lain memegang spanduk besar bertuliskan 'menteri kriminal', pesan untuk pembantu Netanyahu yang memprovokasi Hamas saat berkunjung ke Kompleks Al Aqsa.
Baca juga: Ini Lima Sikap Resmi Indonesia Tanggapi Provokasi Israel di Masjid Al-Aqsa
Netanyahu menjabat Perdana Menteri akhir bulan lalu dan memimpin koalisi partai-partai Yahudi ultra-kanan dan ultra-Ortodoks dengan beberapa tokohnya menduduki jabatan kunci di kabinet.
"Kakek-nenek saya datang ke Israel untuk membangun sesuatu yang luar biasa di sini. Kami tidak ingin merasa bahwa demokrasi kami menghilang, bahwa Mahkamah Agung (MA) akan dihancurkan," kata Assaf, seorang pengacara, yang berada di barisan depan demonstrasi.
Netanyahu mengumumkan rencana perluasan pemukiman di Tepi Barat yang diduduki dan melakukan reformasi sosial yang membuat khawatir anggota dan pendukung komunitas LGBTQ.
Kementerian Kehakiman Israel mengumumkan program reformasi termasuk klausa pengurangan yang memungkinkan parlemen untuk mengesampingkan keputusan Mahkamah Agung.
Pemimpin oposisi Yair Lapid mengecam reformasi tersebut. Ia mengatakan bahwa itu membahayakan seluruh sistem hukum Israel. (AFP/OL-1)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Hubungan Netanyahu dan Kepala Mossad David Barnea dikabarkan retak akibat saling tuding terkait akurasi intelijen perang Iran dan isu kebocoran informasi di pusat keamanan.
Analisis pakar sebut perang AS-Israel gagal picu revolusi di Iran. Agresi militer justru perkuat loyalitas militer dan bungkam kelompok moderat di internal Teheran.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu umumkan perluasan zona keamanan di Libanon Selatan hingga Sungai Litani. Langkah ini memicu kekhawatiran pendudukan jangka panjang.
Eskalasi di Libanon meningkat setelah militer Israel meluncurkan serangkaian serangan udara ke pinggiran Beirut dan menangkap dua anggota pasukan komando Hizbullah.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan serangan ke Iran dan Libanon terus berlanjut meski ada klaim kesepakatan dari Donald Trump. Pakistan tawarkan diri jadi mediator.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump melontarkan tudingan keras kepada Presiden Israel Isaac Herzog terkait janji pengampunan bagi Benjamin Netanyahu yang disebut tidak pernah ditepati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved