Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Iran mengumumkan penutupan lembaga penelitian Prancis (IFRI) di Teheran. Langkah itu menindaklanjuti protes Iran terhadap majalah Charlie Habdo, yang menerbitkan kartun Ayatollah Ali Khamenei.
"Kementerian mengakhiri kegiatan Institut Riset Prancis di Iran sebagai langkah pertama," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran, Kamis (5/1).
Sehari sebelumnya, Iran menegaskan siap merespons keras pemerintah Prancis, karena membiarkan Charlie Habdo menerbitkan karikatur tersebut. IFRI, yang berafiliasi dengan Kementerian Luar Negeri Prancis, adalah lembaga penelitian sejarah dan arkeologi yang didirikan pada 1983.
Baca juga: Iran Peringatkan Prancis Terkait Kartun yang Hina Khamenei
Lembaga itu muncul karena penggabungan Delegasi Arkeologi Prancis dengan Institut Iranologi Prancis di Teheran. IFRI yang berada di pusat kota Teheran telah ditutup selama bertahun-tahun. Namun, dibuka kembali pada 2013 atau era Presiden Hassan Rouhani.
Charlie Hebdo menerbitkan karikatur Khamenei untuk mendukung demonstran Iran. Serta, edisi khusus untuk memperingati serangan mematikan pada 2015 yang menewaskan 12 orang. Saat itu, kantor Charlie Hebdo diserang militan yang kecewa setelah penerbitan kartun yang mengejek Nabi Muhammad.
Baca juga: Mesra dengan Saudi, Iran Tahan Kemarahan pada Tiongkok
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian menyebut tindakan menghina terhadap otoritas agama dan politik akan mendapatkan tanggapan keras. Kementerian Luar Negeri Iran juga telah meminta klarifikasi Duta Besar Prancis untuk Iran Nicolas Roche.
Di lain sisi, Menteri Luar Negeri Prancis Catherine Colonna berpendapat Iran harus melihat kondisi politik dalam negeri sebelum mengkritik Prancis. Colonna juga menyoroti Iran yang melakukan kekerasan terhadap penduduknya dan menahan tujuh warga negara Prancis.
"Mari kita ingat bahwa di Prancis kebebasan pers ada yang bertentangan dengan yang terjadi di Iran. Kebebasan ini diawasi oleh hakim dalam kerangka peradilan independen. Sesuatu yang tidak perlu diragukan oleh Iran," pungkas Colonna.(AFP/OL-11)
Kupas tuntas Operasi Epic Fury 2026: Serangan besar AS-Israel ke Iran, teknologi drone LUCAS, hingga dampak tewasnya pemimpin tertinggi Khamenei.
Presiden Donald Trump klaim kekuatan militer dan kepemimpinan Iran telah "habis" setelah serangan udara gabungan menyasar kantor kepresidenan hingga fasilitas nuklir.
Donald Trump mengungkapkan alasan di balik serangan AS ke Iran. Ia mengklaim langkah ini diambil untuk mendahului serangan Teheran yang dianggap "gila".
Menlu Prancis Jean-Noel Barrot tegaskan kesiapan bela sekutu Teluk dari serangan rudal Iran. Simak rencana evakuasi 400 ribu warga Prancis di sini.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), unit elit militer Iran, menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan perlawanan setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Presiden AS Donald Trump mengkritik Perdana Menteri Inggris Keir Starmer karena lambat menyetujui penggunaan pangkalan Diego Garcia untuk operasi militer ke Iran.
Kemenkumham Imigrasi sesuaikan jam layanan selama Ramadan 1447 H. Simak jadwal buka paspor, UKK, dan immigration lounge di seluruh Indonesia.
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved