Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Volodymyr Zelensky pada Selasa (20/12) mengunjungi kota garis depan timur Bakhmut, yang sekarang menjadi pusat pertempuran dalam invasi hampir 10 bulan Rusia ke Ukraina.
Zelensky bertemu dengan pejabat militer dan membagikan penghargaan kepada prajurit Ukraina, yang telah menahan kampanye militer Rusia selama berbulan-bulan yang sengit untuk kota tersebut.
Untuk menguasai kota, Rusia diyakini mengandalkan tentara bayaran, wajib militer penjara, dan tentara yang baru dimobilisasi untuk mengirim gelombang serangan terhadap posisi Ukraina.
Peperangan parit yang brutal dan pertempuran artileri di sekitar Bakhmut, dulu dikenal dengan kebun anggur dan tambang garamnya yang besar telah meratakan sebagian besar kota dan sekitarnya.
"Saya ingin berharap ada cahaya tetapi situasinya sangat sulit sehingga ada cahaya dan kemudian tidak ada cahaya. Yang utama adalah ada cahaya di dalam," kata Zelensky seperti dikutip oleh media pemerintah.
Baca juga: Putin Instruksikan Penguatan di Perbatasan dan Bersihkan Mata-mata
Kunjungan itu dilakukan setelah Vladimir Putin mengatakan pada Selasa pagi bahwa situasi di empat wilayah Ukraina yang diklaim Rusia telah dianeksasi tetapi tidak dikendalikan secara militer sangat sulit.
Putin pada September mengumumkan aneksasi empat wilayah di timur dan selatan Ukraina setelah proksi Moskow mengadakan referendum di sana, dikecam sebagai tipuan oleh Kiev dan Barat.
Pasukannya tidak pernah sepenuhnya menguasai wilayah mana pun dan bulan lalu terpaksa mundur dari ibu kota regional wilayah Kherson selatan setelah serangan balasan Ukraina selama berbulan-bulan.
"Situasi di Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, di wilayah Kherson dan Zaporizhzhia sangat sulit," kata Putin kepada dinas keamanan Rusia pada hari libur profesional mereka.
"Memilih mereka yang bekerja di wilayah baru Rusia," ujar dia seraya menambahkan, "Orang-orang yang tinggal di sana, warga Rusia, mengandalkan Anda, pada perlindungan Anda." (AFP/OL-16)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengungkap tiga syarat untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, termasuk pengakuan hak Iran, pembayaran reparasi, dan jaminan internasional.
Perang antara AS-Israel dan Iran yang berlangsung begitu brutal di depan miliaran pasang mata manusia menyisakan pertanyaan yang tak mudah dijawab
Dalam unggahan terbarunya di Truth Social, Trump mengklaim bahwa Departemen Luar Negeri memindahkan ribuan orang dari berbagai negara di Timur Tengah.
Otoritas Seoul telah menetapkan peringatan Level 4 untuk seluruh wilayah Iran.
Menlu periode 2001-2009 Noer Hassan Wirajuda menilai eskalasi serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memperlihatkan kian rapuhnya tatanan global berbasis aturan
JAUH-JAUH hari David Harvey (1989) dalam bukunya, The Condition of Postmodernity, telah menjelaskan dampak kondisi global ekonomi sebuah negara.
Zakharova menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap aturan internasional dan menekankan bahwa fasilitas diplomatik harus dilindungi.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Trump panik harga minyak melonjak akibat perang Iran-Israel. Washington berencana cabut sanksi negara penghasil minyak demi stabilkan pasar dan pasokan global.
Rosatom evakuasi ratusan pekerja dan keluarga dari PLTN Bushehr, Iran. Pembangunan Unit 2 dan 3 dihentikan sementara akibat situasi keamanan yang kian membahayakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved