Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan bahwa rudal yang mendarat di Polandia milik pasukan Angkatan Udara Ukraina berjenis peluru kendali antipesawat S-300. Klarifikasi tersebut membantah tuduhan Kyiv terhadap Rusia sekaligus menunjukkan Ketidakbecusan serdadu Ukraina yang mengakibatkan dua warga Polandia tewas.
"Tuduhan tentang rudal Rusia yang jatuh di desa Przevodow adalah provokasi yang disengaja untuk memperburuk situasi," ungkap pernyataan kementerian tersebut dikutip dari SputnikInt, Rabu (16/11).
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, pada Selasa (15/11) pasukan Kremlin melancarkan serangan besar-besaran dengan senjata berbasis udara dan laut jarak jauh berpresisi tinggi pada sistem kendali militer Ukraina dan fasilitas energi terkait. Tujuannya tercapai dengan semua rudal mengenai target yang ditentukan, dan semua objek terkena rudal.
"Pasukan Rusia melakukan serangan presisi tinggi hanya pada sasaran Ukraina di dalam wilayah Ukraina dan pada jarak tidak lebih dekat dari 35 km dari perbatasan Ukraina-Polandia," tambah pernyataan itu.
Foto reruntuhan yang ditemukan di Przevodow, yang diterbitkan di Polandia pada Selasa (15/11), malam telah diidentifikasi oleh spesialis militernRusia. "Rudal itu elemen sistem peluru kendali antipesawat S-300 Angkatan Udara Ukraina," tegas kementerian tersebut.
Terlebih, tambah pernyataan itu bahwa pasukan Rusia tidak melakukan serangan rudal di Kiev pada saat kejadian yang memungkinkan perubahan jalur tembak ke Polandia. "Semua penghancuran yang ditunjukkan oleh rezim Kiev di pemukiman ibu kota Ukraina adalah konsekuensi langsung dari kejatuhan dan penghancuran diri anti- rudal pesawat yang ditembakkan oleh pasukan Ukraina dari kompleks pertahanan udara Ukraina dan asing yang terletak di kota," tutup pernyataan itu.
Terpisah, tiga pejabat teras Amerika Serikat (AS) mengungkapkan rudal yang jatuh di Polandia dan menewaskan dua orang berasal dari peluncur yang ditembakkan oleh pasukan Ukraina. Rudal buatan Rusia itu ditembakkan oleh Kyiv saat menghalau serangan rudal Moskow. "Tiga pejabat AS mengatakan penilaian awal menunjukkan rudal itu ditembakkan oleh pasukan Ukraina terhadap satu rudal Rusia yang datang di tengah salvo yang menghancurkan terhadap infrastruktur listrik Ukraina pada Selasa (15/11)," ungkap laporan Associated Press, Rabu (16/11).
Kabar itu hasil analisa tiga pejabat AS yang enggan disebut identitasnya. Alasannya ketiganya tidak memiliki kewenangan untuk menyimpulkan insiden tersebut.
Ukraina masih memiliki pasokan persenjataan buatan Uni Soviet dan Rusia, termasuk sistem rudal pertahanan udara S-300. Kementerian Luar Negeri Polandia, menjelaskan sebuah rudal buatan Rusia'l terjatuh di desa Przewodow, yang terletak dekat dengan perbatasan Ukraina dan meledak hingga menewaskan dua orang.
Presiden Polandia, Andrzej Duda menyatakan belum ada bukti jelas yang menunjukkan pelaku yang meluncurkan rudal itu. Namun secara jelas rudal itu diketahui buatan Rusia. (Associated Press/OL-12)
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan akan mempertimbangkan penghentian pasokan energi Rusia ke Eropa dan mengalihkannya ke pasar Asia.
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Rosatom mengatakan telah mengevakuasi hampir 100 orang dari Iran.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved