Minggu 07 Agustus 2022, 19:25 WIB

Ketua Uni Afrika Kutuk Serangan Israel di Gaza

Mediaindonesia.com | Internasional
Ketua Uni Afrika Kutuk Serangan Israel di Gaza

AFP/Manuel Balce Ceneta.
Moussa Faki Mahamat.

 

KETUA Komisi Uni Afrika pada Minggu (7/8) mengutuk serangan-serangan udara Israel di Jalur Gaza ketika kekerasan meningkat di wilayah yang bermasalah. Terkini dilaporkan ada 31 warga Palestina tewas.

"Moussa Faki Mahamat mengutuk keras serangan udara yang terus berlanjut oleh Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 30 warga sipil Palestina, termasuk 6 anak-anak," kata sebuah pernyataan AU. "Penargetan warga sipil dan pendudukan ilegal yang terus berlanjut oleh pasukan keamanan Israel di wilayah pendudukan merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan mempersulit pencarian solusi yang adil dan langgeng," kata pernyataan itu.

Pertempuran baru-baru ini menjadi yang terburuk di Gaza sejak perang tahun lalu menghancurkan wilayah pesisir yang miskin dan rumah bagi sekitar 2,3 juta warga Palestina itu. Hal itu pun memaksa orang Israel untuk mencari perlindungan dari roket.

Israel telah meningkatkan pengeboman posisi Jihad Islam, kelompok yang didukung Iran ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh beberapa negara Barat, dan militan telah menembakkan lebih dari 500 roket sebagai balasannya. Hubungan dengan Israel termasuk hal yang jarang diperdebatkan bagi Uni Afrika, badan yang menghargai konsensus. Negara-negara anggota yang kuat, terutama Afrika Selatan, dengan keras memprotes keputusan Faki tahun lalu untuk menerima akreditasi Israel ke blok tersebut sebagai pengamat.

Baca juga: Reaksi Beragam terhadap Pertikaian Mematikan Israel-Gaza

Keputusan itu merupakan kemenangan diplomatik besar bagi Israel, tetapi negara-negara anggota yang menentang mengatakan itu bertentangan dengan banyak pernyataan Uni Afrika, termasuk dari Faki, yang mendukung wilayah Palestina.

Dalam pernyataannya pada Minggu, Uni Afrika menegaskan kembali dukungannya untuk rakyat Palestina dalam pencarian sah mereka untuk menjadi negara merdeka dan berdaulat dengan Jerusalem Timur sebagai ibu kotanya. (AFP/OL-14)

Baca Juga

mediaindonesia.com

Restoran di Tiongkok Terbakar, 17 Tewas

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 02:15 WIB
Salah satu restoran di Kota Changchun, Provinsi Jilin, di wilayah timur laut Tiongkok, Rabu (28/9), terbakar hingga mengakibatkan...
AFP

Buntut Referendum Palsu Rusia, Kanada Siapkan Sanksi Baru

👤Ant 🕔Rabu 28 September 2022, 22:38 WIB
“Wilayah Ukraina akan tetap menjadi milik Ukraina,” kata...
AFP

PBB Kecam Referendum Ilegal oleh Rusia

👤Ant 🕔Rabu 28 September 2022, 22:09 WIB
DiCarlo mengatakan PBB tetap berkomitmen penuh pada kedaulatan, persatuan, kemerdekaan, dan integritas wilayah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya